Bazar Muktamar NU Jombang Dibuka, 1.300 UMKM Bakal Meriahkan Empat Titik Tambakberas

Bazar Muktamar NU Jombang Dibuka, 1.300 UMKM Bakal Meriahkan Empat Titik Tambakberas
Poster Bazar Expo Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama berada di Jalan Tanjung Sariloyo-Tambakberas, Kecamatan Jombang (Saha)

Jombang, LINGKARWILIS.COM – Panitia Lokal Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) resmi membuka pendaftaran peserta expo, bazar, dan pasar rakyat mulai Senin (3/8/2026). Ribuan pelaku UMKM, lembaga, hingga perusahaan kini berkesempatan ambil bagian dalam rangkaian kegiatan yang akan digelar bersamaan dengan pelaksanaan Muktamar NU di kawasan Tambakberas, Jombang.

Ketua Panitia Lokal Muktamar Ke-35 NU, KH Abdurrozaq Sholeh atau Gus Rozaq, mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap informasi pendaftaran yang beredar di media sosial. Pasalnya, sebelumnya sempat muncul informasi palsu yang mengatasnamakan panitia.

“Mulai hari ini pendaftaran sudah kami buka. Informasi yang sebelumnya beredar bukan berasal dari panitia resmi,” ujar Gus Rozaq kepada awak media, Rabu (5/8/2026).

Menurutnya, panitia telah mengetahui pihak yang menyebarkan informasi tersebut. Karena itu, calon peserta diminta memastikan informasi melalui kanal resmi sebelum melakukan pendaftaran.

Baca Juga : Bazar dan Pasar Malam Muktamar ke-35 NU Jombang Dibuka 20 Agustus, 1.300 UMKM Siap Meriahkan

Expo, bazar, dan pasar rakyat menjadi salah satu agenda pendukung Muktamar Ke-35 NU yang dijadwalkan berlangsung selama 11 hari, mulai 20 hingga 31 Agustus 2026. Kegiatan tersebut dipusatkan di kawasan persawahan urug Tambakberas Timur, tepatnya di Jalan Tanjung Sariloyo-Tambakberas, Kecamatan Jombang.

Panitia menyiapkan lahan sekitar dua hektare untuk area bazar dan expo. Sementara lahan seluas satu hektare lainnya digunakan sebagai area parkir khusus delegasi PWNU, PCNU, dan PBNU.

Sedikitnya 1.300 pelaku UMKM diproyeksikan turut meramaikan kegiatan tersebut. Produk yang ditawarkan cukup beragam, mulai kuliner, kerajinan dan produk kreatif, buku serta penerbitan Islami, layanan perjalanan umrah dan haji, produk herbal dan kesehatan, lembaga pendidikan dan pesantren, busana muslim, hingga layanan perbankan dan keuangan syariah.

Bazar nantinya tersebar di empat titik strategis di sekitar lokasi pelaksanaan Muktamar. Site I mencakup area parkir Makam KH Abdul Wahab Hasbullah, halaman SBSN MAN 3 Jombang, serta depan Makam KH Abdul Hamid Hasbullah.

Sementara Site II dan Site III berada di bahu Jalan Tambakrejo Gang IV dan Gang V. Adapun Site IV berlokasi di halaman SMK Kreatif Hasbullah.

Untuk menarik peserta, panitia menyediakan sejumlah pilihan paket stan. Paket Silver dibanderol Rp5 juta dengan kuota 194 stan. Peserta memperoleh tenda kerucut berukuran 3×3 meter, listrik 450 watt, satu meja, dua kursi, dan papan nama stan.

Baca juga : Bentuk Tiga Klub, ORADO Jombang Siap Gelar Porkab 2026 untuk Pertama Kali

Sedangkan Paket Premium ditawarkan seharga Rp10 juta dengan kuota 115 stan. Fasilitasnya berupa tenda berukuran 3×4 meter, listrik 900 watt, satu meja, dua kursi, serta papan nama stan.

Selain itu, tersedia kelas stan Platinum, Gold, Silver, dan Bronze dengan harga sewa mulai Rp2,5 juta untuk masa pameran selama 10 hari. Fasilitas yang disiapkan meliputi lokasi strategis, tenda sesuai paket, jaringan listrik, pengamanan, serta layanan kebersihan.

Panitia memperkirakan kegiatan tersebut mampu menarik sekitar 15 ribu pengunjung setiap hari. Pengunjung diprediksi datang dari berbagai daerah di Indonesia maupun dari luar negeri selama Muktamar NU Ke-35 berlangsung.

Pendaftaran peserta dapat dilakukan secara langsung di Sekretariat Panitia Muktamar Ke-35 NU, Jalan KH Wahab Hasbullah Nomor 80, Desa Tambakrejo, Kecamatan Jombang. Pendaftaran juga tersedia secara daring melalui formulir resmi yang disediakan panitia.

Gus Rozaq kembali mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap akun atau informasi yang mengatasnamakan Panitia Lokal Muktamar NU.

“Seluruh informasi dan pendaftaran hanya melalui kanal resmi panitia. Masyarakat jangan sampai tertipu akun yang mengatasnamakan panitia,” pungkasnya.***

Reporter: Taufiqur Rachman

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *