ASN Kota Kediri Harus Bijak Bermedsos, Ini Pesan PJ Wali Kota Kediri Zanariah  

ASN Kota Kediri Harus Bijak Bermedsos, Ini Pesan PJ Wali Kota Kediri ZanariahPj Wali Kota Kediri ingatkan ASN bijak bermedsos (ist)
Kediri, LINGKARWILIS.COM – PJ Wali Kota Kediri Zanariah mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Kediri untuk berhati-hati dalam menggunakan media sosial menjelang Pemilu 2024.
Pernyataan tersebut disampaikan PJ Wali Kota Kediri Zanariah saat memberikan pembinaan dalam apel perdana di tahun 2024 di Halaman Balai Kota Kediri, Selasa (2/1) yang diikuti oleh Sekretaris Daerah, Para Asisten, Kepala OPD, Direktur BUMD, serta ASN di lingkungan Sekretariat Daerah Kota Kediri.
PJ Wali Kota Kediri Zanariah mengingatkan bahwa menjadi ASN pada periode Pemilu memiliki konsekuensi berat, dengan kinerja dan aktivitas yang dipantau dan diawasi secara ketat termasuk aktivitas bermedsos.
“ASN harus berhati-hati dalam bermedia sosial, termasuk dalam menghindari unggahan status, gambar, atau video yang dapat mengarah pada dukungan terhadap pasangan calon tertentu,” pesannya.
“Di zaman maju teknologi dan informasi sekarang ini kita sangat dekat dengan media sosial maka netralitas dalam Pilkada bukanlah hal yang mudah bagi seorang ASN, namun saya yakin bahwa ASN di Kota Kediri mampu bertindak secara profesional dan netral,” tambahnya.
PJ Wali Kota Kediri Zanariah menegaskan bahwa ASN, selain sebagai pegawai negara, juga memiliki hak asasi yang sama dengan warga negara lainnya, namun tetap diingatkan untuk memilih dengan cerdas dan profesional.
PJ Wali Kota Kediri Zanariah juga mengingatkan adanya sanksi berupa peringatan tertulis, teguran lisan, hingga pencopotan jabatan bagi ASN yang terbukti melanggar netralitas.

“Ada regulasi yang membatasi gerak ASN saat Pemilu, tidak boleh semaunya sendiri, ingat ada sanksi,” tegasnya.
Pj Wali Kota Kediri Zanariah menambahkan, ASN adalah garda terdepan pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Oleh sebab itu, adalah kewajiban bersama untuk menjaga netralitas dan independensi ASN dalam konteks politik.

“Jangan menambah suhu panas, aturan sudah jelas saya menegaskan posisikan diri kita sebagai abdi negara apalagi mempunyai jabatan yang harus dijalankan, agar semua tenang bekerja demi menjalankan roda Pemerintah Kota Kediri agar berjalan.” tambahnya.

Di sisi lain, Zanariah mengapresiasi pada seluruh pegawai yang mengikuti apel pagi. Dimana apel merupakan wujud kedisiplinan yang menjadi salah satu instrumen kinerja paling dasar untuk menilai integritas ASN. Ke depan untuk, penilaian kinerja harus berdasar performance pegawai, dan dimungkinkan adanya reward and punishment.

“Terima kasih untuk semua kerja keras Bapak Ibu di tahun 2023. Banyak prestasi yang berhasil kita raih namun ada juga beberapa catatan evaluasi yang perlu kita benahi bersama. Termasuk capacity building personal maupun lembaga,” ungkapnya.***

Editor : Hadiyin

Leave a Reply