Bongkar Sumber Masalah Proyek Prodamas, Lurah Blabak Segera Pertemukan Pokmas dan Warga     

Pembangunan Talud Penahan Jalan di Kelurahan Blabak, Lurah Blabak : Berdasar Usulan RTProyek Talud penmahan jalan senilai 50 juta di kelurahan Blabak
Kediri, LINGKARWILIS.COM – Kepala Kelurahan Blabak Kecamatan Pesantren Kota Kediri yang baru, Rohmat Setyo Riyanto menegaskan segera memanggil Pokmas Sakti yang bertanggung jawab terhadap proyek Talud Penahan Jalan tahun 2022 senilai Rp 50 juta yang didanai dari Prodamas RT 24..
Termasuk juga, Lurah Blabak Rohmat Setyo Riyanto mendatangkan ketua RT 24 beserta sejumlah pihak yang berkaitan dengan proyek tersebut. Mereka akan dihadirkan di Kantor Kelurahan pada Rabu 15 November 2023.
Tujuannya agar masalah dan perkara-perkara yang janggal dalam proyek pembangunan Talud Penahan Jalan tahun 2022 yang membuat resah warga RT 24 bisa terurai.
Terutama soal stempel palsu serta tanda tangan palsu di dokumen yang berkaitan dengan pengusulan dan pelaksanaan proyek Talud Penahan Jalan  yang diambilkan dari dana Prodamas RT 24 senilai Rp 50 Juta.
Selain itu juga untuk memperjelas bagaimana proses pengajuan dan perencanaan proyek talud yang oleh warga RT 24 disebut bukan usulan mereka.
“Segera saya pertemukan Pokmas Sakti dan warga agar semuanya jelas,” ujar  Rohmat Setyo Riyanto pada jurnalis Lingkarwilis.com, Selasa (14/11/2023).

Untuk diketahui, proyek talud penahan jalan tahun 2022 yang disebut didanai dari Prodamas RT 24 RW 9 Kelurahan Blabak bukan hanya bermasalah dari sisi perencanaan tetapi juga pelaksanaanya.

Sebab RT 24 tidak mengusulkan dan tidak menyetujui, juga mendapati ada dokumen yang berkaitan dengan pelaksanaan proyek yang ada tanda tangan ketua RT. Padahal Zainal Abidin selaku ketua RT merasa tidak pernah tanda tangan berkas apapun terkait pelaksanaan proyek.

Sementara itu, Edi Wahyudin, Ketua Pokmas Sakti selaku penanggung jawab proyek  talud penahan jalan tahun 2022 saat dikonfirmasi jurnalis Lingkarwilis.com melalui ponselnya, berkali-kali dihubungi tidak menjawab meski nada berdering.***

Reporter : Agus Sulistyo Budi
Editor : Hadiyin

Leave a Reply