Israel Kembali Bom Bandara Internasional Damaskus

Israel Kembali Bom Bandara Internasional DamaskusIsrael Kembali Bom Bandara Internasional Damaskus

Suriah, LINGKARWILIS.COM – Israel kembali bom Bandara Internasional Damaskus dan membuatnya tidak beroperasi, Minggu (26/11) waktu setempat. Serangan udara yang terjadi di Ibu Kota Suriah ini dilaporkan oleh media negara Suriah, SANA.

Berkaca pada beberapa waktu lalu, serangan Israel ke Bandara Internasional Damaskus ini bukan yang pertama. Sebelumnya Israel telah beberapa kali menyerang Bandara Internasional Damaskus dan Aleppo.

Serangan Israel kepada Suriah ini terjadi sejak dimulainya perang antara Hamas dan Israel di Gaza pada 7 Oktober lalu. Israel juga menyerang bagian barat Suriah setelah tembakan roket jatuh di Dataran Tinggi Golan Suriah yang kini diduduki Israel.

Baca Juga: Pembangunan RTH ALun-Alun Kota Kediri Tetap Dilanjutkan Meski Ada Ancaman Pemutusan Kontrak Kerja

Berdasarkan keterangan pejabat militer yang tidak disebutkan namanya, Israel menembakkan rudal dari arah Dataran Tinggi Golan. Serangan tersebut menghantam Bandara Internasional Damaskus dan daerah lain di pedesaan Damaskus.

Serangan Israel ke bandara ini menyebabkan terganggunya jadwal penerbangan dan kerusakan material, meski demikian belum ada laporan mengenai korban jiwa akibat serangan tersebut.

Kelompok pemantau perang oposisi yang berbasis di Britania, Syrian Observatory for Human Rights mengatakan, serangan yang dilancarkan israel tersebut dilakukan beberapa jam setelah Bandara Internasional Damaskus kembali membuka penerbangan. Ini setelah menghentikan operasi dalam satu bulan terakhir akibat serangan Israel sebelumnya.

Baca Juga: Komisi C DPRD Kota Kediri Minta PUPR Tegas Segera Putus Kontrak Rekanan Penggarap Proyek RTH Alun-Alun

Dalam catatannya, dalam beberapa tahun terakhir Israel telah melancarkan ratusan serangan terhadap target di bagian Suriah yang dikuasai pemerintah.

Biasanya, Israel tidak mengakui serangannya di Suriah. Namun, ketika melakukannya, Israel mengatakan bahwa mereka menargetkan kelompok yang didukung Iran yang mendukung pemerintahan Presiden Bashar Assad.

Editor: Ahmad Bayu Giandika

Leave a Reply