Jumlah Kasus DBD di Kabupaten Kediri dalam Tiga Bulan Tercatat 158 Kasus, Dua Diantaranya Meninggal Dunia

Dua Orang di Kediri Meninggal Akibat DBD, Tiga Bulan Terjadi 158 KasusKabid P2P Dinkes Kabupaten Kediri Dr. Bambang Triyono Putro ( Dhea)

Kediri, LINGKARWILIS.COM – Jumlah kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Kediri selama 3 bulan mulai Januari hingga Maret 2024 tercatat mencapai 158 kasus dua diantaranya meninggal dunia.

Rinciannya 42 kasus terjadi pada bulan Januari, 64 kasus pada bulan Februari, dan 52 kasus pada bulan Maret.

Dr. Bambang menekankan perlunya kesadaran dan respons masyarakat terhadap kebersihan lingkungan untuk mencegah DBD. Ia menyarankan kerjasama dalam upaya pencegahan DBD dengan menjaga kebersihan lingkungan.

“melakukan pemberantasan sarang nyamuk secara rutin juga sangat penting,” ujarnya.

Baca juga : Bandara Dhoho Kediri 100 Persen Siap Melayani Penerbangan Tapi Masih Menunggu Ini

Meskipun telah dilakukan upaya pemberantasan, Dr. Bambang mengungkapkan bahwa presentase angka bebas jentik nyamuk di Kabupaten Kediri masih belum mencapai target yang diinginkan.

“Saat ini, angka tersebut berada pada 80 persen, sementara target yang ideal adalah 95 persen. Semakin rendah angka bebas jentik nyamuk, semakin tinggi potensi penyebaran penyakit DBD di suatu daerah,” jelasnya.

Dinkes Kabupaten Kediri telah melakukan sosialisasi secara intensif dan mengajak seluruh pihak dari tingkat kecamatan hingga desa untuk berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Baca juga : Polsek Semen Polres Kediri Kota Berbagi Takjil, Ini Infonya 

Dr. Bambang menegaskan bahwa pemberantasan sarang nyamuk dapat dilakukan dengan prinsip 3M, yaitu menguras, mengubur, dan mendaur ulang barang-barang yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk.***

Reporter : Dhea Safira
Editor : Hadiyin

 

Leave a Reply