Kecelakaan Bus di Mrican Berakibat Putusnya Akses Internet, Ini Infonya

Kediri, LINGKARWILIS.COM – Kecelakaan lalu lintas di Jalan Sersan Bahrun Kelurahan Mrican Kecamatan Mojoroto yang melibatkan bus Harapan Jaya, Selasa (12/3/2024) dini hari  menyebabkan akses internet sejumlah provider terputus.

Sebab kecelakaan itu mengakibatkan beberapa tiang penyangga ambruk dan kabel internet putus. Banyak warga sekitar lokasi kejadian mengeluh karena akses internet mereka mati.

Salah satunya Sukesi, ibu rumah tangga warga Kelurahan Mrican. Pagi hari ketika dia mengaktifkan handphone untuk memutar tilawah quran melalui youtube tidak jalan.

Baca Juga: Pastikan Tempat Hiburan Tutup Selama Ramadan, Satpol PP Kabupaten Kediri Ancang-ancang  Razia Tempat Hiburan Satu Bulan Non Stop

“Saya lihat HP saya, biasanya bunyi ketika ada WA masuk. kok tidak bunyi, terus saya buka youtube tidak bisa, saya pikir waktu itu error wifinya,” katanya.

Begitu dia pergi ke pasar baru tahu penyebab wifi di rumahnya mati. Ketika melewati TKP kecelakaan di Jalan Sersan Bahrun terlihat kabel-kabel kecil terputus karena beberapa tiang ambruk.

“Baru tahu paginya saya, kalau ada kecelakaan bus tabrak tiang-tiang listrik,” imbuhnya.

Untuk diketahui, Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Kediri-Nganjuk tepatnya  Kelurahan Mrican Kecamatan Mojoroto Kota Kediri, Selasa (12/3/2024) sekitar pukul 03.00 WIB.

Laka lantas yang melibatkan dua kendaraan antara Bus Harapan Jaya dengan pengendara motor ini menyebabkan satu orang meninggal dunia.

Korban yang meninggal dunia itu bernama Nashokha Cahya Ferdian (23) pemuda asal Dusun Batu Desa Sidomulyo Kecamatan Wates Kabupaten Kediri.

“Ada dua kendaraan terlibat laka lantas yakni Bus Harapan Jaya nopol AG 7260 US dengan sepeda motor Honda Beat bernopol AG 6748 H,” jelas Kanit Gakkum Satlantas Polres Kediri Kota Ipda Andris Siswarno.

Dalam kronologinya, Ipda Andris mengatakan, Bus Harapan Jaya yang disopiri Candra Susianto (35) warga Lingkungan Purworejo Desa/Kecamatan Sutojayan Kabupaten Blitar melaju kencang dari arah barat menuju timur.

Selanjutnya, bus dengan Jurusan Jakarta – Tulungagung ini hendak mendahului tiga kendaraan truk yang berada di depannya dengan berpindah jalur ke sisi kanan.

“Saat hendak mendahului, tiba-tiba ada pengendara motor Honda Beat berboncengan berjalan didepan bus bergerak ke samping kanan,” bebernya.

Dia menuturkan, pengemudi bus berusaha menghindar ketika melihat kondisi tersebut sehingga menabrak sepeda motor yang dikendarai korban Nashokha membonceng Madona Roestiawan (38) warga Kelurahan Mrican Kecamatan Mojoroto.

Sedangkan, laju Bus Harapan Jaya itu akhirnya berhenti setelah menabrak tiang kabel internet dan teras rumah warga setempat.

Akibat kejadian tersebut, pengendara Honda Beat Nashokha mengalami luka memar tulang rusuk sebelah kanan, lecet kaki kanan, lecet dahi kanan, keluar darah pada hidung dan kondisi tidak sadarkan diri.

Sedangkan, orang yang diboncengnya mengalami nyeri gerak kaki kanan dan luka pada wajah.

“Kedua korban langsung kami bawa menuju ke RS Muhammadiyah Ahmad Dahlan untuk mendapatkan perawatan,” tambahnya.

Sesampainya di rumah sakit, lanjut dia, korban Nashokha dinyatakan meninggal dunia. Sedangkan, Madona Roestiawan selamat dan masih menjalani perawatan.

Menurutnya, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan keluarga korban. Sedangkan kondisi Bus Harapan Jaya mengalami kerusakan ringsek pada bodi bagian depan dan kaca pecah.

“Saat ini kedua kendaraan sudah kami amankan sebagai barang bukti laka lantas,” ungkap Kanit Gakkum Satlantas Polres Kediri Kota.***

Editor : Hadiyin

Leave a Reply