Kejari Kota Batu Sebut  Pemberantasan Korupsi Jadi Fokus Kerja Tahun Depan

Kejari Kota Batu Sebut Pemberantasan Korupsi Jadi Fokus Kerja Tahun DepanKepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Batu Didik Adyotomo saat konferensi pers menuturkan komitmennya memberantas korupsi mulai 2024 mendatang. (arif)

Batu, LINGKARWILIS.COM. – Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Batu Didik Adyotomo menegaskan komitmennya dalam memberantas tindak pidana korupsi pada 2024 mendatang. Penyelamatan uang negara dengan memberantas korupsi akan menjadi fokus kerja di tahun depan.

”Ungkap kasus korupsi akan jadi fokus perhatian saya tahun depan. Saya sudah pastikan hal itu sesuai anggaran tipikor yang sudah saya dapatkan,” tegasnya dalam konferensi pers, Kamis (28/12/2023).

Didik berharap dengan semakin tingginya komitmen penegakan hukum atas korupsi ini bisa membuat Kota Batu berkembang lebih baik lagi ke depannya. Sejauh ini, pada 2023 Kejari Kota Batu telah berhasil menyelamatkan uang negara dengan total senilai Rp 1,99 miliar.

”Nanti di awal tahun 2024 nanti akan ada update pengembangan kasus baru. Saya sudah ekspose beberapa kali dan melakukan pemetaan,” yakinnya.

Baca juga : Laga Persedikab vs Persik Kediri Jadi Pertandingan Pertama di Stadion Gelora Daha Jayati, Tapi Sholawatan Dulu

Sementara itu, pada tindak pidana umum, Kejari Kota Batu telah mengeksekusi 120 perkara, 118 penuntutan dan 168 pra penuntutan. Kendati begitu, pihaknya tetap akan mengoptimalkan penyelesaian hukum secara restorative justice.

Edukasi dan layanan hukum juga diberikan selama ini dengan membentuk Posko Pemilu, operasi intelijen terkait praktik mafia tanah, antisipasi dampak bullying, penyuluhan hukum, penegakan hukum cukai hingga penyelamatan hak asuh anak.

Kejari Kota Batu kata Didik juga mendapat kuasa khusus untuk melakukan upaya litigasi maupun non litigasi. Termasuk mengawal penyerahan PSU perumahan hingga mendorong perluasan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan.

Sementara itu, dari tindak pidana umum juga telah berhasil menuntaskan 16 perkara yang mayoritas berupa tindak pidana narkotika, pencurian, penipuan hingga perlindungan anak. Semua perkara ini, khususnya tindak pidana kekerasan seksual anak dituntut hukuman maksimal.

”Harapan kami pengungkapan kasus di Kota Batu di tahun mendatang bisa terus meningkat. Kami akan selalu bersinergi dengan penyelesaian hukum di lintas bidang,” harapnya.***

Reporter : Arief Juli Prabowo

Editor       :  Hadiyin

Leave a Reply