Kemenag Sediakan Bantuan untuk Masjid dan Musala se-Indonesia, Pengajuan Proposal Cukup Lewat Online  

Kemenag Sediakan Bantuan untuk Masjid dan MusalaBrosur, Kemenag Sediakan Bantuan untuk Masjid dan Musala

LINGKARWILIS.COM – Kementerian Agama (Kemenag) menyediakan Bantuan Operasional Masjid Ramah senilai Rp15 juta untuk masjid dan Rp10 juta untuk musala. Untuk mengajukan bantuan ini cukup mudah dan simple karena dilakukan secara online melalui aplikasi PUSAKA Kemenag yang dapat diunduh di PlayStore/AppStore.

Dirjen Bimas Islam, Kamaruddin Amin menjelaskan, program ini bertujuan meningkatkan fasilitas masjid dan musala agar lebih ramah terhadap anak, perempuan, difabel, lansia, lingkungan, keragaman, duafa, dan musafir.

“Dana stimulan ini untuk peningkatan sarana-prasarana masjid/musala agar lebih ramah anak dan perempuan, difabel dan lansia, lingkungan, keragaman, serta duafa dan musafir,” ujar Dirjen di Jakarta, Selasa (23/1/2024), seperti dilansir dari laman resmi Kemenag.

Baca juga : Sebanyak Delapan Polda di Indonesia Akan Punya Dittipidsiber

Bantuan Operasional Rintisan Masjid Ramah 2024 ini, ujar Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah, Adib,  ditujukan untuk mendukung aspek toolset (sarana-prasarana).

“Kami berharap dana bantuan operasional ini dapat digunakan secara optimal dan mendorong segenap ekosistem masjid untuk meningkatkan derajat ramah masjidnya,” tambahnya.

Penerimaan permohonan bantuan berlangsung pada 23-31 Januari 2024. Pengumuman penerima bantuan dijadwalkan pada 5 Februari 2024. Adapun tahap verifikasi dan pencairan bantuan dilakukan secara bertahap mulai 6 Februari 2024.

Baca juga : ASN Kota Kediri Harus Bijak Bermedsos, Ini Pesan PJ Wali Kota Kediri Zanariah  

Berikut syarat pengajuan :

1. Masjid/musala terdaftar di Sistem Informasi Masjid (SIMAS) Kementerian Agama.

2. Memiliki rekening bank atas nama masjid/musala di salah satu bank nasional.

3. Permohonan dan Proposal bantuan (dalam format PDF) yang ditujukan kepada Menteri Agama, melalui Dirjen Bimas Islam/Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah.

Proposal terdiri atas:

– Surat rekomendasi Kemenag setempat (KUA kec./Kemenag kab/kota/Kanwil prov.)

– Fotokopi Keputusan Susunan Kepengurusan.

– Rencana Anggaran Biaya (RAB).

– Fotokopi Surat Keterangan Status Tanah, Akta Ikrar Wakaf, atau Sertifikat Wakaf/Hibah/Hak Guna Pakai.

– Fotokopi buku rekening bank atas nama masjid/musala, dilengkapi dengan surat keterangan status rekening aktif dari bank.

– Surat pernyataan kebenaran dokumen bermaterai 10.000 ditandatangani ketua pengurus.

Kesempatan baik ini perlu direspon para pengurus masjid atau musala. Harapannya dengan peningkatan sarana, masjid atau musala dapat semakin makmur dan banyak serta istiqomah jamaahnya.***

Editor : Hadiyin

Leave a Reply