Daerah  

Mas Dhito Serahkan Benih Jagung dan Pompa Air, Sempat Coba Alat Panen Padi

Mas Dhito Serahkan Benih Jagung dan Pompa Air, Sempat Coba Alat Panen Padi
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana Serahkan bantuan alat pertanian untuk kelompok tani di Kecamatan Plemahan di Balai Desa Plemahan Selasa siang (Protokol dan Komunikasi Pimpinan)

Kediri, LINGKARWILIS.COM – Sebagai upaya untuk meningkatkan produksi pertanian di Kabupaten Kediri, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menyerahkan berbagai bantuan di Balai Desa Payaman Plemahan, Selasa (4/6).

Bantuan tersebut meliputi alat combine harvester, benih jagung untuk 1606 hektar, pupuk, dan enam pompa air untuk tiga kelompok tani di Plemahan.

banner 400x130

Mas Dhito, sapaan akrab Bupati Kediri, hadir bersama Plh Sekda Kabupaten Kediri Joko Suwono, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Kediri Anang Widodo, Camat Plemahan Triandoko, serta 100 petani dari kelompok tani di Plemahan.

Baca juga : Sekda Kota Kediri Jelaskan Pengajuan Raperda RPJPD 2024-2045 dalam Rapat Paripurna DPRD

Mas Dhito mendorong kelompok tani dan kelompok wanita tani di Plemahan untuk lebih produktif dengan bantuan peralatan yang diberikan oleh Pemkab Kediri.

Alat-alat seperti benih, pompa air, alat bajak sawah, dan alat panen diharapkan dapat meningkatkan produksi pertanian. Untuk musim panen ini, Kabupaten Kediri memiliki 20 mesin panen padi yang masing-masing bernilai Rp 700 juta.

Masalah pertanian di Plemahan sebenarnya tidak signifikan, namun dengan adanya bantuan ini, produksi diharapkan semakin meningkat.

Baca juga : Penerapan Sekolah Peduli Inflasi, Pj Wali Kota Kediri : Siswa Punya Banyak Skill Baru Bukan Hanya Paham Inflasi

Produktivitas pertanian meningkat setiap tahunnya. Pupuk subsidi NPK di Plemahan meningkat dari 19.042 ton menjadi 40.908 ton, sedangkan kuota urea meningkat dari 36.207 ton menjadi 37.197 ton, sehingga petani tidak lagi khawatir kekurangan pupuk saat musim tanam.

Mas Dhito juga menyebutkan bahwa luas lahan padi di Plemahan mencapai 3800 hektar dengan produksi 25.000 ton gabah kering giling (GKG), dan luas lahan jagung mencapai 6300 hektar dengan produksi 43.470 ton. Di tempat yang sama, Mas Dhito mencoba alat panen padi di sawah warga di depan Balai Desa Payaman.

Kepala Dispertabun Kabupaten Kediri, Anang Widodo, menyampaikan bahwa bantuan alat pertanian ini akan membuat kelompok tani lebih berkembang dan produktif. Khusus untuk Plemahan, terdapat tambahan 190 ton urea dan 1010 ton NPK, serta alat combine di Desa Payaman dan pompa air untuk lima desa.

Kediri, terutama bagian utara yang merupakan kawasan agropolitan utama untuk padi dan jagung, memiliki tanah yang subur. Produksi padi dan jagung sering berfluktuasi.

Bantuan pupuk juga disalurkan untuk mendukung pertumbuhan dan pembungaan klengkeng di kawasan pengembangan tertentu di Plemahan, yaitu Desa Langenharjo dan Desa Ngino, dimana klengkeng ditanam sejak tahun 2021 dan kini sedang dalam proses pembungaan dan pembuahan.***

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *