Mencegah Konflik Batas Tanah Antar Warga, Ini yang Dilakukan Pemerintah Desa Nanggungan Kecamatan Kayen Kidul

Mencegah Konflik Batas Tanah Antar Warga, Ini yang Dilakukan Pemerintah Desa Nanggungan Kecamatan Kayen Kidulkegiatan pemasangan patok batas tanah di Desa Nanggungan (bidu)
Kediri, LINGKARWILIS.COM – Urusan batas tanah milik warga adalah hal yang krusial dan perlu mendapatkan perhatian serius dari pemerintah desa karena rawan menimbulkan konflik.
Untuk itu Pemerintah Desa Nanggungan Kecamatan Kayen Kidul mengambil langkah proaktif dengan memasang patok batas tanah di seluruh bidang tanah baik yang sudah bersertifikat maupun yang belum bersertifikat.

Langkah ini diambil untuk menghindari potensi konflik antar warga dan memudahkan pengajuan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

Baca juga : Info Lowongan Kerja Kediri Terbaru Maret 2024, Segera Siapkan CV dan Surat Lamaran! 

Tercatat, di wilayah Desa Nanggungan ada sebanyak 2300 petak tanah. Dari jumlah itu yang sudah bersertifikat sebanyak 850 petak sesuai dengan SPPT.

Sedangkan sisanya 1450 petak belum bersertifikat yang saat ini sedang dilakukan proses pemasangan patok batas tanah oleh Pokmas PTSL, Selasa (5/3/2024)

Kepala Desa Nanggungan, Katmiran, menegaskan bahwa pemasangan patok batas tanah adalah langkah penting untuk pendataan bidang tanah secara jelas guna mencegah sengketa di waktu mendatang.

Baca juga : Tim Hotman 911 Turun ke Kota Kediri, Tuntut Pertanggungjawaban Secara Hukum pada Ponpes Atas Kematian BB

“Kami berkomitmen untuk memastikan setiap pemohon program PTSL mendapatkan pengakuan atas hak tanahnya dengan jelas,” ujarnya.

Pemasangan patok batas tanah ini juga dalam rangka mendukung upaya tertib administrasi dalam pengurusan program PTSL.

“Semoga langkah ini bisa mempercepat penyelesaian sertifikasi tanah,” tutup Katmiran.***

Reporter :  Agus Sulistyo Budi
Editor :  Hadiyin

Leave a Reply