Sebelum insiden terjadi, korban dan teman-temannya sedang berfoto-foto di tebing Pantai Sanggar.
Iptu Mujiatno, Kasi Humas Polres Tulungagung, menjelaskan bahwa awalnya NK dan tiga temannya mengunjungi Pantai Sanggar di Desa Jengglungharjo, Kecamatan Tanggunggunung, sekitar pukul 16.00 WIB.
Ancang-Ancang, Para Caleg di Kediri Siap Kampanye Mulai 28 November
Setelah tiba di Pantai Sanggar, mereka berjalan-jalan di sekitar pantai dan berfoto-foto.
Sekitar satu jam kemudian, sekitar pukul 17.00 WIB, korban mengajak teman-temannya berfoto di tebing batu cengger di sisi barat Pantai Sanggar.
Meskipun teman-temannya sudah mengingatkan bahwa sudah hampir petang dan sebaiknya pulang, korban tetap bersikeras untuk berfoto.
Mujiatno mengungkapkan bahwa meski sudah diperingatkan, korban tidak mengindahkan teman-temannya dan tetap memaksa untuk berfoto.
Pilkada di Kabupaten Kediri Didukung Dana Hibah Senilai 99,4 Miliar
Korban bahkan memohon agar teman-temannya mengambil foto terakhirnya di dekat tebing batu karena dia merasa pemandangan menjelang petang sangat bagus.
Namun, saat teman-temannya tidak tertarik untuk berfoto lagi, korban meminta temannya untuk mengambil gambarnya sendiri di dekat tebing batu.
“Akhirnya, korban terseret ombak tinggi dari belakangnya dan hanyut menjauhi kawasan pantai,” kata Mujiatno.
Saat menyadari hal tersebut, teman-teman korban panik dan meminta bantuan masyarakat setempat dan pemilik warung di sekitar pantai untuk mencari korban.
Soal Bentrokan Antar Perguruan Silat, Ketua DPRD Tulungagung : Perlu Dibuat Perda yang Mengatur
Sayangnya, korban tidak berhasil ditemukan selama pencarian, sehingga kasus ini dilaporkan ke polisi.
Petugas Polsek Tanggunggunung melaporkan ke Tim Inafis Polres Tulungagung dan Basarnas Trenggalek untuk melanjutkan pencarian pada malam hari.
Namun, hingga saat ini, korban belum ditemukan, sehingga pencarian akan dilanjutkan pada Senin (13/11/2023).
“Pencarian pada malam hari kemarin tidak membuahkan hasil, dan hari ini akan dilanjutkan oleh Tim Basarnas Trenggalek dan potensi SAR lainnya,” pungkasnya.***
Reporter : Mochammad Sholeh Sirri
Editor : Hadiyin






