PMI Ponorogo Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Bungkal

PMI Ponorogo Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Bungkal
PMI Ponorogo melalukan droping air di desa Munggu, Bungkal (Sony)

Ponorogo, LINGKARWILIS.COM β€” Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Ponorogo menyalurkan bantuan air bersih kepada warga Dukuh Bungur, Desa Munggu, Kecamatan Bungkal, yang mulai mengalami krisis air bersih akibat musim kemarau.

Bantuan air bersih tersebut disalurkan menggunakan satu unit truk tangki yang diberangkatkan dari Pendapa Kabupaten Ponorogo. Air diperuntukkan bagi warga yang mulai kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari karena debit sumber air terus mengalami penurunan.

Ketua PMI Kabupaten Ponorogo Luhur Karsanto mengatakan, distribusi air bersih tersebut merupakan bagian dari misi kemanusiaan PMI untuk membantu masyarakat yang terdampak kekeringan.

Menurut Luhur, musim kemarau tahun ini diperkirakan berlangsung cukup panjang. Karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah, organisasi kemasyarakatan, pihak swasta, dan berbagai elemen lainnya agar kebutuhan air bersih masyarakat dapat terpenuhi.

Baca juga :Β Kejari Ponorogo Tetapkan Kabag Keuangan DPRD sebagai Tersangka Kasus Tunjangan Perumahan

“Dropping air bersih ini merupakan bentuk komitmen PMI dalam menjalankan misi kemanusiaan. Kami juga akan menggandeng pihak swasta, organisasi kemasyarakatan, dan pemerintah daerah melalui BPBD agar bantuan dapat menjangkau lebih banyak warga,” ungkap Luhur.

Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Ponorogo Agung Prasetyo menyebutkan, sedikitnya 153 jiwa di Dukuh Bungur saat ini membutuhkan pasokan air bersih.

BPBD Ponorogo sendiri telah melakukan distribusi air bersih ke wilayah tersebut sejak sepekan terakhir. Untuk sementara, dropping air dilakukan satu kali dalam sepekan.

“Jika kondisi kekeringan semakin parah, frekuensi dropping akan ditingkatkan menjadi dua kali dalam seminggu,” katanya.

Baca juga :Β Ancam Mantan Istri dengan Sabit, Pria di Ngadiluwih Kediri Diringkus Polisi

Agung menambahkan, hingga kini belum ada desa lain yang mengajukan permohonan bantuan air bersih. Meski demikian, BPBD tetap melakukan pemantauan di sejumlah wilayah yang selama ini menjadi daerah langganan kekeringan.

Beberapa wilayah yang menjadi perhatian antara lain Desa Sidoharjo, Kecamatan Pulung, serta Desa Duri dan Desa Wates, Kecamatan Slahung.

BPBD Ponorogo mengimbau masyarakat yang mulai mengalami kesulitan mendapatkan air bersih agar segera berkoordinasi dengan pemerintah desa. Permohonan bantuan nantinya dapat diteruskan kepada BPBD untuk ditindaklanjuti.

“Kalau memang memerlukan bantuan air bersih, bisa melakukan permohonan kepada desa, nanti bisa diteruskan ke BPBD,” pungkas Agung.***

Reporter: Sony Dwi Prastyo
Editor: Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *