Polsek Peterongan Jombang Bubarkan Balap Liar, Sita 22 Sepeda Motor

Polsek Peterongan Jombang Bubarkan Balap Liar, Sita 22 Sepeda MotorPara remaja diminta jalan kaki sambil menuntun motor menuju Mapolsek Peterongan. (humas)

Jombang, LINGKARWILIS.COM –  Polres Jombang membubarkan aksi balap liar yang dilakukan oleh puluhan remaja di Jalan H. Ismail Desa Tugu Sumberjo, tepatnya di depan Kantor Kecamatan Peterongan, Jombang, Sabtu (30/3/2024).

Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan 35 remaja serta menyita 22 kendaraan yang digunakan untuk aksi balap liar.

Kapolsek Peterongan, AKP Dian Anang Nugroho, menjelaskan bahwa awalnya pihaknya menerima laporan dari masyarakat melalui Call Center Kandani Polres Jombang tentang adanya aksi balap liar di lokasi tersebut. Setelah menerima laporan, petugas langsung mendatangi lokasi pada pagi hari sekitar pukul 05.00 WIB.

Baca juga : Berbagi di Bulan Suci, Yayasan Wings Peduli Salurkan Paket Sembako ke Ponpes di Jatim, Termasuk di Kediri

Saat petugas tiba di lokasi, memang benar terdapat puluhan remaja yang sedang melakukan aksi balap liar. Dengan cepat, anggota Polsek Peterongan membubarkan aksi tersebut dan mengamankan para pelaku.

“Kami berhasil mengamankan sekitar 22 sepeda motor dan 35 remaja,” ungkapnya kepada wartawan.

Para remaja yang diamankan kemudian dibawa ke Mapolsek Peterongan dengan berjalan kaki sambil menuntun sepeda motor mereka sejauh 4,5 km. Mereka juga diberikan pembinaan, termasuk membaca solawat di Mapolsek Peterongan.

Baca juga : Kampung Inggris Language Center Kediri Buka Lowongan Kerja dengan Posisi Menarik, Yuk Intip! 

Selain itu, 22 kendaraan yang diamankan dikenakan penindakan tilang oleh anggota Satlantas Polres Jombang. Dari 22 kendaraan tersebut, 9 sepeda motor yang tidak sesuai standar diamankan ke Satlantas Polres Jombang, sedangkan 13 lainnya disita di Mapolsek Peterongan dan akan dikembalikan setelah Hari Raya Idul Fitri.

Kapolres Jombang, AKBP Eko Bagus Riyadi, mengimbau kepada para anak muda agar menjauhi aksi balap liar, terutama di bulan suci Ramadhan. Dia menegaskan bahwa balap liar tidak hanya membahayakan pelakunya, tetapi juga pengguna jalan lainnya.

“Kami mengimbau kepada para pengendara tersebut agar tidak mengulangi aksinya kembali karena sangat membahayakan keselamatan diri sendiri dan pengendara lainnya,” tambahnya.***

Reporter : Agung Pamungkas
Editor : Hadiyin

Leave a Reply