Puluhan Massa dari Formas PeDe Geruduk Kantor DPRD Tulungagung, Ini Permintaan Mereka

Puluhan Massa Formas PeDe Padati Kantor DPRD TulungagungPuluhan massa Formas PeDe saat menggelar aksi di depan Kantor DPRD Tulungagung untuk mendorong DPR RI menggunakan hak angket (isal)
Tulungagung, LINGKARWILIS.COM –  Puluhan massa yang tergabung dalam Forum Masyarakat Peduli Demokrasi (Formas PeDe) berunjuk rasa di depan Gedung DPRD Tulungagung, Selasa (5/3/2024).
Mereka menuntut agar DPR RI menggunakan hak angket untuk mengaudit pelaksanaan Pemilu 2024.
Massa Formas PeDe memadati bagian timur alun-alun Tulungagung dengan membentangkan spanduk bertuliskan “Dukung Hak Angket”, “Audit Lembaga Penyelenggara Pemilu”, dan “Bongkar Penyalahgunaan Bansos”.
Beberapa di antara mereka bahkan membawa replika keranda dengan tulisan “Matinya Demokrasi” dan batu nisan yang bertuliskan “Demokrasi 14-02-2024” sebagai simbol matinya demokrasi di negara tersebut.

Koordinator Aksi, Nanang Rokhmat, menyatakan bahwa mereka tidak mempermasalahkan hasil Pemilu 2024, namun menyoroti pelaksanaannya yang dianggap telah merusak proses demokrasi di Indonesia.

“kami menemukan banyak kecurangan yang dilakukan oleh penguasa, termasuk campur tangan Presiden, mobilisasi aparatur sipil negara (ASN), dan dugaan penyalahgunaan bantuan sosial (bansos) untuk memenangkan pasangan calon tertentu,” ujarnya.
Nanang juga menuding KPU dan Bawaslu berperan dalam skenario penguasa untuk memenangkan pasangan tertentu, sehingga mereka mendukung dan mendorong DPR RI untuk melakukan audit terhadap pelaksanaan Pemilu 2024.
Mereka berharap agar demokrasi bisa kembali pulih dengan melakukan audit terhadap proses pemilu dan petugas penyelenggara.

Unjuk rasa tersebut merupakan ekspresi dari kekhawatiran akan integritas dan keadilan dalam proses demokrasi di Indonesia, serta upaya untuk menegakkan kebenaran dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan Pemilu.***

Reporter : Mochammad Sholeh Sirri
Editor : Hadiyin

Leave a Reply