Puluhan Sapi di Kabupaten Kediri Terpapar PMK, 5 Ekor Diantaranya Mati

Puluhan Sapi di Kabupaten Kediri Terpapar PMK, 5 Ekor Diantaranya MatiTim dkpp Kabupaten Kediri periksa sapi cegah pmk pada ternak. (bakti)

Kediri, LINGKARWILIS.COM – Sedikitnya 34 ekor sapi di Kabupaten Kediri dinyatakan positif terpapar penyakit mulut dan kuku (PMK). Data dari Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Kediri tersebut merupakan catatan dari Januari hingga akhir April 2024.

Dari total 34 ekor sapi yang terpapar PMK, lima di antaranya mati. Kejadian ini terjadi di Desa Tiron, Kecamatan Banyakan.

Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Kediri, drh Tutik Purwaningsih, membenarkan ada sapi yang terpapar PMK, namun sebagian besar sudah sehat dan pulih karena mendapat penanganan yang cepat.

Baca juga : Serius Maju, Bos Rokok Tajimas Kembalikan Formulir ke DPC Partai Demokrat Kabupaten Kediri, Ini Infonya

” lima ekor sapi yang mati, hal itu disebabkan oleh keterlambatan dalam penanganan,” ujarnya.

Tutik mengingatkan para peternak di Kabupaten Kediri untuk tetap waspada terhadap paparan PMK pada ternak menjelang Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriah. Jika ternak mulai menunjukkan gejala seperti malas makan atau tidak bergerak, segera konsultasikan ke tim DKPP tanpa menunggu lama.

“jika ternak mulai malas makan dan langsung  konsultasi ke tim DKPP,” katanya.
Ditambahkan Tutik, sekecil apapun keluhannya jika sapi atau ternak malas makan dan tidak bergerak, peternak harus bertindak cepat obati dan jangan abai terkait gejala pmk pada ternak.

Baca juga : Flu Singapura Sudah Menyerang Madura dan Surabaya, Dinkes Kabupaten Kediri Imbau Warga Waspada

Hal tersebut untuk mengurangi dan mencegah penyebaran virus PMK yang menyerang ternak agar tidak meluas. Biasakan kandang sapi selalu dalam kondisi bersih dan disemprot disinfektan setiap hari.

” Mintakan vaksin dan vitamin agar sapi sehat. Biasanya sapi atau ternak yang terpapar PMK ini pemiliknya tidak vaksin sapinya pada tahap III. Harus diperhatikan makanan dan minuman sapi jangan sembarangan beri makanan tambahan. Demikian juga yang boleh masuk ke kandang jika sapi dan ternak sakit hanya petugas kandang,” imbuhnya.***

Reporter : Bakti Wijayanto
Editor : Hadiyin

Leave a Reply