Ribuan Warga di Jombang Rebutan Salak, Ini Infonya

Keseruan ribuan warga di acara andum 2.024 salak di Wonosalam.Keseruan ribuan warga di acara andum 2.024 salak di Wonosalam (Agung)

Jombang, LINGKARWILIS.COM – Ribuan warga rebutan salak dalam agenda  andum 2.024 kilogram salak di lapangan  Desa Galengdowo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang, Kamis (9/5/2024) siang.

Acara ini menjadi tradisi rutin setiap tahun sebagai ungkapan rasa syukur atas hasil panen buah yang melimpah.
Sebelum menjadi rebutan, 2.024 kilogram salak hasil panen petani warga setempat disusun rapi seperti gunungan.
Baca juga : Gandeng Yayasan Perlindungan Anak, Pemkot Kediri Melalui Dinas Pendidikan Kuatkan Kolaborasi Tangani Anak Putus Sekolah

Setelah doa bersama,  salak raksasa tersebut menjadi rebutan warga dengan antusias.

Meskipun harus berdesakan dan saling dorong-dorongan, baik orang dewasa, remaja, maupun anak-anak turut serta dalam keseruan acara ini.

Kepala Desa Galengdowo, Wartomo, menjelaskan bahwa tradisi bancakan salak merupakan ungkapan rasa syukur warga setelah hasil panen yang melimpah.

“Acara ini juga menjadi daya tarik wisata dengan pembagian 2.024 kilogram salak kepada warga,” katanya pada wartawan.

Baca juga : Menyongsong PPDB 2024, Pemkot Kediri Melalui Dinas Pendidikan Masifkan Sosialisasi

Wartomo juga menyebut jika salak di lereng Gunung Anjasmoro terkenal berbeda dari salak pada umumnya.

“Baik dari segi ukuran maupun rasanya yang lebih manis,” tandasnya.

Sementara Delvi Yustisia Ayu Praja, salah seorang warga, mengungkapkan kegembiraannya dalam acara tersebut.

“Hari ini kita mengikuti acara bancakan salak di Desa Galengdowo. Seru banget karena kita bisa mendapatkan salak yang banyak banget,” katanya kepada wartawan

Untuk bisa mendapatkan salaknya, lanjutnya, ia harus rela berdesakan dengan warga lainnya.

“Ada yang dilempar-lempar oleh bapak-bapak. Mungkin sebagian salaknya ini nanti kita manfaatkan sebagai produk yang memiliki nilai jual. Kurang lebih dapat 10 kilogram dapatnya,” pungkasnya.***

Reporter : Taufiqur Rachman /  Agung Pamungkas

Editor : Hadiyin

Leave a Reply