Daerah  

Satpol PP Tulungagung Razia Empat Warung Cafe dan Karaoke, Temukan Anak di Bawah Umur Jadi Pemandu Lagu (PL)

Satpol PP Tulungagung Razia Empat Warung Cafe dan Karaoke, Temukan Anak di Bawah Umur Jadi Pemandu Lagu (PL)
Petugas Satpol PP Tulungagung, TNI/Polri, BNNK Tulungagung (isal)
Tulungagung, LINGKARWILIS.COM -Satpol PP Tulungagung menggelar razia di beberapa warung kafe dan karaoke, Kamis (6/6/2024) malam.
Dalam operasi tersebut, selain menyita ratusan botol minuman keras (miras), petugas juga menemukan anak di bawah umur yang bekerja sebagai pemandu lagu (PL).

Kasi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Kabupaten Tulungagung, Sumarno, menjelaskan bahwa razia ini dilakukan berdasarkan aduan masyarakat yang resah dengan aktivitas warung kafe dan karaoke yang menjual miras.

Baca juga : Polsek Kediri Kota Perkuat Sinergi dengan Masyarakat Jelang Pemilukada

banner 400x130

Menanggapi aduan tersebut, Satpol PP bersama personel TNI/Polri, BNN Tulungagung, dan DPMPTSP segera melakukan pemeriksaan di empat lokasi di Kabupaten Tulungagung.

Razia menyasar dua lokasi di Kelurahan Kutoanyar, Kecamatan Tulungagung, dan dua lokasi di Kecamatan Kauman.

Selama razia, petugas memeriksa dokumen perizinan dari keempat tempat tersebut dan menemukan bahwa izin operasional mereka sudah kedaluwarsa dan perlu diperbarui.
Selain itu, ditemukan pula lebih dari 100 botol miras tanpa izin edar yang kemudian diserahkan ke Polres Tulungagung.

Baca juga : Pemkot Kediri Gelar Bimtek, Beri Pemahaman Pelaksanaan OSS RBA Untuk Kaum Ibu

Sumarno juga mengungkapkan bahwa salah satu warung kafe dan karaoke mempekerjakan anak di bawah umur, yang merupakan pelanggaran terhadap UU Nomor 21 Tahun 2007 tentang tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

“Kasus ini telah diserahkan ke Polres Tulungagung untuk ditindaklanjuti,” tegasnya.

Pemilik keempat warung kafe dan karaoke tersebut akan dipanggil ke kantor Satpol PP Tulungagung untuk memperbarui dokumen perizinan mereka.

Sedangkan untuk kasus pekerja anak di bawah umur, pihak kepolisian yang akan menanganinya. Sumarno menegaskan bahwa keempat warung tersebut hanya memiliki izin usaha yang sudah lama dan tidak memiliki izin operasional yang sah.***

Reporter : Agus Sulistyo Budi
Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *