Daerah  

Sipropam Polres Nganjuk Periksa Senpi Laras Pendek Organik dan Amunisi Anggota, Ini Hasilnya

Sipropam Polres Nganjuk saat gelar pemeriksaan berkala senpi.
Sipropam Polres Nganjuk saat gelar pemeriksaan berkala senpi. (Humas Polres Nganjuk)

Nganjuk, LINGKARWILIS.COM – Polres Nganjuk melaksanakan pemeriksaan berkala senjata api (senpi) laras pendek organik dan amunisi untuk memastikan bahwa senjata yang dimiliki oleh personel tetap dalam kondisi siap pakai dan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP). Kegiatan ini dipimpin oleh Wakapolres Nganjuk, Kompol Subiyantana, dan dilaksanakan di joglo Polres Nganjuk pada Selasa (9/7/2024).

“Kami ingin memastikan bahwa setiap personel yang diberi tanggung jawab memegang senjata api benar-benar mematuhi aturan dan ketentuan yang berlaku, baik dari segi kebersihan, kelayakan senjata, maupun kelengkapan administrasi,” ujar Kompol Subiyantana.

banner 400x130

Pemeriksaan senpi ini khusus untuk laras pendek organik jenis revolver dan pistol beserta amunisinya, yang dipinjampakaikan kepada personel Polres Nganjuk dan polsek jajaran. Pemeriksaan dilakukan secara berkala untuk memastikan kebersihan dan kelengkapan surat izin pemegang senpi.

Baca juga : Menyongsong Pilkada 2024, FKUB dan Kemenag Kota Kediri Tolak Ujaran Kebencian dan Kabar Hoax

Senada dengan hal itu, Kasipropam Polres Nganjuk, AKP Imam Susanto, menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah bagian penting dari upaya Polres Nganjuk untuk memastikan keamanan dan kepatuhan terhadap regulasi terkait.

“Kegiatan ini dilakukan secara berkala tiga bulan sekali untuk memastikan bahwa senjata api yang dipinjampakaikan kepada personel Polres Nganjuk dan polsek jajaran dalam kondisi aman dan legal,” kata AKP Imam.

Pemeriksaan yang dilakukan meliputi pengecekan fisik senjata api, kebersihan, kelengkapan surat izin, serta kondisi amunisi.

Baca juga : Kepulangan Jamaah Haji Kabupaten Kediri Dijadwalkan pada 13 Juli, Ini Infonya

Setiap senjata yang diperiksa harus memenuhi standar yang telah ditetapkan oleh kepolisian. Bagi senjata yang tidak memenuhi standar, akan diberikan catatan dan harus segera diperbaiki sebelum digunakan kembali.

“Senjata api adalah alat yang sangat berbahaya jika tidak digunakan dengan benar. Oleh karena itu, setiap personel harus benar-benar memahami dan menjalankan protokol keamanan serta prosedur penggunaan senjata api dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya.***

Reporter : Rio Hermawan. S/Andik Sukaca
Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *