Surabaya Sukses Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-17, Jadi Sorotan Dunia

Surabaya Sukses Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-17, Jadi Sorotan DuniaKepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jatim, Moh. Ali Kuncoro,
Jatim, LINGKARWILIS.COM – Turnamen Piala Dunia U-17 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) di Jawa Timur (Jatim) atau Surabaya baru saja berakhir.
Pelaksanaannya dianggap berhasil sehingga mendapat perhatian positif dari dunia, terutama dalam penyelenggaraan yang sukses meskipun timnas Garuda Muda tidak berhasil melangkah ke babak berikutnya. Bagi generasi sepak bola muda Indonesia, keberhasilan penyelenggaraan ini memiliki dampak positif.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jatim, Moh. Ali Kuncoro, menyatakan bahwa penyelenggaraan Piala Dunia U-17 di Surabaya sukses dan berjalan lancar.
Bu Slamet di Kediri Jual Pecel yang Beda, Pakai Sayur Ale, Kecambah Jumbo yang Bikin Menu Ini Istimewa

Ia menyampaikan terima kasih dan apresiasinya atas kerjasama antara Asprov PSSI Jatim, Pemkot Surabaya, dan semua pihak yang terlibat dalam memastikan kesuksesan turnamen sepak bola internasional tersebut.

“Kami mengucapkan sukses atas penyelenggaraan Piala Dunia U-17 di Jawa Timur atau Surabaya. Terutama kepada Pemerintah Kota Surabaya yang terlibat langsung dalam persiapan fasilitas di stadion, akses transportasi, dan keamanan,” ujar Ali Kuncoro, Minggu (3/12/2023) seperti dilansir laman resmi @kominfo.jatimprov.go.id.

Selain itu, menurutnya, kesuksesan penyelenggaraan Piala Dunia U-17 di Indonesia tidak hanya berdampak positif pada arena sepak bola internasional, tetapi juga memberikan inspirasi bagi atlet muda sepak bola di Indonesia, khususnya di tingkat junior.

“Tentu saja, Piala Dunia U-17 sangat menginspirasi pesepakbola muda di Indonesia. Selanjutnya, anak-anak dapat bermimpi untuk bermain di tingkat internasional (Piala Dunia). Dan, kami yakin Jawa Timur, sebagai tempat lahirnya atlet-atlet masa depan, dapat mencapai prestasi dunia,” ungkap Ali Kuncoro.

Sebagai informasi tambahan, Ali Kuncoro yang pernah menjabat sebagai Kepala Biro Adpim Setdaprov Jatim menekankan bahwa Jatim memiliki Sekolah Menengah Atas Negeri Olahraga (Smanor) yang dapat menjadi program berkelanjutan dalam pembibitan bakat muda, terutama dalam bidang sepak bola.

“Kami memiliki SMANOR yang tentu saja akan menjadi program berkelanjutan bagi atlet. Dengan Piala Dunia U-17, kami berharap dapat meningkatkan prestasi atlet muda mencapai tingkat internasional. Program seperti Popda atau event lainnya yang sudah berlangsung akan difokuskan untuk meningkatkan prestasi, terutama dalam bidang sepak bola,” pungkas Ali Kuncoro.***

Editor : Hadiyin

Leave a Reply