Tips Budidaya Ikan Nila di Kolam Terpal Tanpa Aerator untuk Pemula, Bisa Jadi Ide Cuan Dari Rumah 

7 Panduan Budidaya Ikan Nila Agar Cepat Besar, Bukan Cuma Memilih Bibit yang Berkualitas 
Ilustrasi budidaya ikan nila

LINGKARWILIS.COM – Ikan Nila merupakan ikan tawar konsumsi yang banyak diminati sehingga tidak salah budidaya ikan nila digemari banyak orang.  

Selain bisa menjadi konsumsi mandiri, budidaya ikan nila memiliki peluang bisnis yang sangat  terbuka lebar dan menjanjikan. 

banner 400x130

Salah satu budidaya ikan nila yang kerap dipraktekkan pemula yaitu budidaya ikan di kolam terpal, cara ini sangat efektif karena tidak banyak memakan modal besar. 

Dalam perawatannya terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan supaya budidaya ikan nila dalam kolam terpal berhasil dan panen maksimal. 

Jika tidak ingin mengeluarkan biaya terlalu banyak Anda bisa melewatkan Aerator sebagai sirkulasi air dan berikut ini caranya. 

4 Langkah Merawat Anak Ikan Nila yang Baru Menetas: Ternyata Bukan Cuma Dipisah dengan Induk Aja Lho!

Tips dan Trik Budidaya Ikan Nila di Kolam Terpal 

1 Jagalah Kualitas Air

Jika tidak menggunakan aerator maka kualitas air harus dijaga. Pasalnya, kualitas air yang buruk akan mengakibatkan oksigen yang rendah di dalam kolam, yang akan membuat ikan enggan makan. 

Cara menjaga kualitas air tanpa aerator adalah dengan melakukan sirkulasi air setiap 3 hari sekali. 

Caranya yakni dengan memasukkan air baru hingga air keluar melalui lubang pembuangan, lakukan langkah ini selama 5 atau 10 menit setiap 3 hari sekali.

Pj Wali Kota Kediri Zanariah Tinjau OPM di Kecamatan Mojoroto, Respon Kenaikan Gula Pasir dan Minyak Goreng di Pasar

2 Berikan Kedua Remasan Daun Pepaya dan Garam Kasar

Cara kedua untuk menjaga kualitas air adalah dengan memberikan remasan daun pepaya dan garam kasar setiap satu bulan sekali.

Remas bahan tersebut dengan air lalu masukkan ke dalam kolam. Dosisnya disesuaikan dengan kapasitas ikan dan besar kolam.

3 Jangan Terlalu Padat Menebarkan Bibit

Selanjutnya jangan terlalu padat menebarkan bibit, karena oksigen di dalam kolam terbatas, semakin banyak bibit yang ditebarkan, semakin banyak pula oksigen yang harus disuplai di dalam kolam. 

Selain itu Terlalu padat bisa mengakibatkan menurunnya nafsu makan ikan dan terkena penyakit jamur.

4 Berikan Tumbuhan Air

Tumbuhan air ini juga dapat menjadi penyuplai pakan alternatif dan menetralisir racun amoniak dalam air. Beberapa contoh tumbuhan yang bisa diberikan adalah daun eceng gondok atau daun apu-apu.

Itulah kunci sukses budidaya ikan nila di kolam terpal tanpa menggunakan Aerator,  Perlu diingat kembali kualitas air yang baik akan meningkatkan nafsu makan ikan.

Editor: Shadinta Aulia Sanjaya 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *