Unik, Mata Gerinda Tersangkut di Jari Manis Seorang Gadis, Petugas Damkar Turun Tangan

Mata Gerinda Tersangkut di Jari Manis Cewek Asal TrenggalekPetugas saat melakukan proses evakuasi (angga)
Trenggalek, LINGKARWILIS.COM – Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Trenggalek menangani kasus yang unik. Bukan evakuasi cincin yang sulit dicopot melainkan mata gerinda yang tersangkut di jari manis hingga tidak bisa dilepas.

Plt Kepala Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Trenggalek, Triadi Admono mengatakan, peristiwa itu dialami oleh E (26) warga Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek.

“Dalam kasus ini evakuasi mata gerinda yang nyangkut di jari manis seorang perempuan di Kabupaten Trenggalek,” kata Triadi, Rabu (27/12).

Baca juga : Motif Pembunuhan Pelajar di Kepung Kediri Diduga Kuat Karena Asmara, Ini Penjelasan Kasat Reskrim

Dari penuturan E, lanjut Triadi, peristiwa itu bermula saat E berkumpul bersama-sama beberapa temannya. Kemudian, E iseng bermain-main mata gerinda dengan memasukkan jari manisnya.

Tanpa disangka mata gerinda tersebut nyangkut dan tidak bisa dilepas. Seketika, E panik dan mencoba melepas menggunakan bantuan pelumas.

“Seperti handbody dan lain sebagainya, namun hasilnya nihil,” imbuhnya.

Putus asa, cewek asal Trenggalek itu pun akhirnya menghubungi petugas pemadam kebakaran untuk meminta bantuan. Malam-malam dia mendatangi mako damkar di wilayah perkotaan dengan menempuh jarak cukup jauh.

Baca juga : Kabupaten Kediri Ditunjuk Asprov PSSI Jatim Sebagai Tuan Rumah dalam Laga Lanjutan Liga 3 Jatim

Setelah dilakukan observasi, Triadi menyebut pemotongan mata gerinda itu menjadi satu-satunya jalan untuk melepaskan.

“Proses evakuasi tadi malam, sekitar pukul 19.30 WIB,” ujarnya.

Setelah 15 menit melakukan evakuasi, mata gerinda itu akhirnya bisa dilepas sehingga jari manis E tak lagi mengalami pembengkakan.

Kasus itu jadi viral karena biasanya cincin kawin atau tunangan yang ada di jari manis, namun berbeda dengan peristiwa yang dialami perempuan asal Trenggalek tersebut, yaitu mata gerinda.

“Proses evakuasi berjalan dengan aman dan lancar dan tidak menimbulkan cedera fatalitas pada korban,” pungkasnya.***

Reporter  : Angga Prasetya
Editor      : Hadiyin

Leave a Reply