Blitar, LINGKARWILIS.COM – Kebakaran kembali melanda toko bangunan di Kabupaten Blitar. Setelah sebelumnya terjadi di Desa Sukosewu, Kecamatan Gandusari, kali ini api membakar UD Sadar Jaya di Dusun Gambar, Desa Wonodadi, Kecamatan Wonodadi, Selasa (13/10/2026) malam.
Toko bangunan milik H. Rouf Wachid tersebut terbakar sekitar pukul 19.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, tetapi kerugian material diperkirakan mencapai Rp 100 juta.
Kepala Seksi Humas Polres Blitar Kota AKP Samsul Anwar mengatakan, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 20.30 WIB. Berdasarkan dugaan awal, kebakaran dipicu percikan api dari tumpukan karbit yang berada di dalam toko.
“Tidak ada korban jiwa, hanya kerugian material. Kerugian ditaksir sekitar Rp 100 juta. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 20.30. Diduga tumpukan karbit yang menimbulkan percikan api,” kata Samsul, Rabu (14/10/2026).
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui Ulin Nuha, warga yang melintas di depan toko. Saat itu, ia melihat kobaran api di dalam bangunan dan segera menghubungi pemilik toko.
Setelah menerima informasi tersebut, Rouf Wachid datang ke lokasi dan membuka pintu toko. Ia mendapati api sudah mulai membesar. Bersama warga sekitar, pemilik toko berupaya memadamkan kobaran api agar tidak semakin meluas.
Baca juga : Raih 66 Medali di Kejurprov Kickboxing Jatim 2026, Kabupaten Kediri Sabet Juara Umum II
“Namun, api semakin besar karena merembet ke bagian atap dan barang-barang yang ada di dalam toko bangunan,” jelas Samsul.
Melihat kobaran api terus membesar, warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada perangkat desa. Laporan itu diteruskan kepada kepolisian dan petugas pemadam kebakaran untuk penanganan lebih lanjut.
Petugas pemadam kebakaran dari Tulungagung dan Blitar dikerahkan ke lokasi. Setelah berjibaku memadamkan api, petugas akhirnya berhasil mengendalikan kebakaran sekitar pukul 20.30 WIB.
“Diduga api awal berasal dari tumpukan karbit yang berada di tengah bagian belakang toko bangunan,” pungkasnya.***
Reporter : Aziz Wahyudi
Editor : Hadiyin





