Teheran, MINA – Media pemerintah di Iran mengonfirmasi bahwa Pemimpin Tertinggi, Ayatollah Ali Khamenei, dilaporkan tewas di kantornya akibat serangan gabungan Israel dan Amerika Serikat terhadap wilayah Iran.
Dilansir dari Minanews, kabar tersebut disampaikan pada Ahad (1/3) dini hari, setelah sebelumnya sejumlah pejabat Amerika dan Israel mengklaim Khamenei telah terbunuh. Namun, pada tahap awal, kantor berita Iran seperti Tasnim dan Mehr sempat memberitakan bahwa Khamenei masih “kokoh dan tetap memimpin situasi”.
Dalam pernyataan resminya, Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) menyebut wafatnya Khamenei sebagai kehilangan besar bagi bangsa Iran. Mereka menggambarkan sosoknya sebagai pemimpin dengan keteguhan iman, keberanian menghadapi kekuatan asing, serta komitmen kuat dalam memperjuangkan nilai-nilai yang diyakininya.
Pernyataan tersebut juga menuding pemerintah Amerika Serikat dan rezim Zionis melakukan tindakan yang disebut sebagai pelanggaran nyata terhadap prinsip agama, moralitas, hukum, dan norma internasional. IRGC menegaskan bahwa Iran akan memberikan respons setimpal atas serangan tersebut.
“Kejahatan dan aksi teror ini tidak akan dibiarkan tanpa balasan. Hukuman berat dan tegas akan membuat mereka menyesal,” demikian bunyi pernyataan yang turut dikutip media pemerintah..
Hingga berita ini diturunkan, situasi di kawasan masih memanas dengan berbagai spekulasi mengenai dampak geopolitik yang mungkin timbul pasca insiden tersebut.***
Editor : Hadiyin






