KEDIRI, LINGKARWILIS.COM – Laga panas tersaji saat Persik Kediri menghadapi PSM Makassar dalam pertandingan yang berlangsung sengit, Kamis (23/4/2026). Selain tensi tinggi, duel ini juga diwarnai keputusan kontroversial yang memicu reaksi keras dari suporter.
Memasuki menit ke-40 babak pertama, PSM Makassar berhasil membuka keunggulan melalui eksekusi penalti. Wasit menunjuk titik putih setelah menilai terjadi pelanggaran di area pertahanan Persik. Namun, keputusan tersebut langsung menuai protes, terutama dari para pendukung tuan rumah.
Sejumlah Persikmania yang menggelar nonton bareng di Sekretariat The Real Purple People, Kelurahan Ngadirejo, Kota Kediri, menilai pelanggaran sebenarnya terjadi di luar kotak penalti. Mereka menganggap keputusan wasit merugikan tim berjuluk Macan Putih.
“Saya sangat kecewa. Jelas itu pelanggaran di luar kotak penalti, tapi kenapa wasit tetap menunjuk titik putih,” ujar salah satu tokoh suporter.
Baca juga : Parkir Liar di Sekitar Lapas Kediri Picu Krisis Akses, Warga Desak Penanganan Serius
Di babak kedua, PSM Makassar kembali menambah keunggulan pada menit ke-60, mengubah skor menjadi 2-0. Persik Kediri sempat bangkit dan memperkecil ketertinggalan lewat gol penalti pada menit ke-84, sehingga skor menjadi 2-1.
Namun harapan untuk menyamakan kedudukan sirna setelah tim tamu mencetak gol tambahan di menit 90+8. Gol tersebut memastikan kemenangan PSM Makassar dengan skor akhir 3-1.
Hingga peluit panjang dibunyikan, keunggulan tim tamu tak berubah. Kekecewaan pun tak terhindarkan di kalangan Persikmania yang menilai pertandingan krusial ini seharusnya berjalan lebih adil tanpa keputusan yang diperdebatkan.
Baca juga : Kasus PMK Nihil, DKPP Kabupaten Kediri Tetap Genjot Vaksinasi Ternak
Pertandingan ini menjadi sorotan publik, bukan hanya karena rivalitas kedua tim, tetapi juga akibat keputusan krusial wasit yang kembali memicu perdebatan di dunia sepak bola nasional.***
Reporter: Agus Sulistyo Budi
Editor: Hadiyin






