KEDIRI, LINGKARWILIS.COM β Kabar duka datang dari Tanah Suci. Dua jamaah haji asal Kabupaten Kediri dilaporkan meninggal dunia di Arab Saudi akibat sakit saat menjalankan ibadah haji.
Jamaah pertama yang wafat adalah Hj. Khoirun Hikmah, anggota Kloter SUB 119, warga Dusun Gondang, Desa Gondang, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri. Almarhumah diketahui memiliki riwayat penyakit usus yang telah lama diderita.
Selama berada di Arab Saudi, kondisi kesehatannya terus menurun. Tim kesehatan kloter bersama tenaga medis rumah sakit setempat telah memberikan penanganan secara maksimal. Namun, karena kondisi penyakit yang semakin parah, Hj. Khoirun Hikmah akhirnya meninggal dunia.
Baca juga :Β RTH SLG Jadi Favorit Warga Kediri untuk Olahraga Pagi
Sementara itu, jamaah kedua yang wafat adalah H. Arif Setiawan (63), warga Jalan Ahmad Yani, Dusun dan Desa Tulungrejo, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri. Almarhum merupakan jamaah Kloter SUB 110, Rombongan 7 Regu 26.
Kasi Bina dan Pengendalian Haji dan Umrah Kantor Kementerian Haji Kabupaten Kediri, Mahfudzia Afindis, menjelaskan bahwa H. Arif Setiawan mulai mengalami gangguan kesehatan pada 4 Juni 2026.
“Pada 4 Juni 2026 sekitar pukul 07.00 Waktu Arab Saudi, istri pasien menghubungi dokter karena suaminya mengeluhkan nyeri perut dan sesak napas. Setelah berkonsultasi dengan dokter sektor, pasien diarahkan untuk mendapatkan penanganan di KKHI,” ujarnya.
Setelah menjalani pemeriksaan di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI), H. Arif Setiawan dirujuk ke Rumah Sakit King Faisal Makkah untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Selanjutnya, pada hari yang sama sekitar pukul 14.20 Waktu Arab Saudi, pasien kembali dirujuk ke Rumah Sakit King Abdullah Medical City Specialist Makkah.
Pada 5 Juni 2026, tim medis merencanakan tindakan medis berisiko tinggi berupa high risk PCI CTO LCX + LAD dengan dukungan ECMO dan hemodialisis. Namun, tindakan tersebut tidak dapat dilakukan karena pasien menolak.
Baca juga :Β Kelalaian Pembakaran Daun Tebu Diduga Picu Kebakaran Lahan di Jegles Kota Kediri
Keesokan harinya, 6 Juni 2026, tim medis memutuskan untuk memberikan terapi konservatif dan merencanakan proses tanazul awal. Namun, pada pukul 20.55 Waktu Arab Saudi, H. Arif Setiawan dinyatakan meninggal dunia.
Mahfudzia Afindis menyampaikan belasungkawa atas wafatnya kedua jamaah haji asal Kabupaten Kediri tersebut. Pihak Kantor Kementerian Haji Kabupaten Kediri juga berencana mendatangi rumah duka untuk menyampaikan rasa duka cita secara langsung kepada keluarga.
“Kami dari keluarga besar Kantor Kementerian Haji Kabupaten Kediri menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas wafatnya dua jamaah haji asal Kabupaten Kediri. Semoga almarhum dan almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan keikhlasan,” ungkapnya.
Pihak Kementerian Haji Kabupaten Kediri terus melakukan koordinasi dengan petugas haji di Arab Saudi terkait proses pemulasaraan dan administrasi kedua jamaah sesuai ketentuan yang berlaku.***
Reporter: Bakti Wijayanto
Editor : Hadiyin





