Kelalaian Pembakaran Daun Tebu Diduga Picu Kebakaran Lahan di Jegles Kota Kediri

Kelalaian Pembakaran Daun Tebu Diduga Picu Kebakaran Lahan di Jegles Kota Kediri
Kelalaian Pembakaran Daun Tebu Diduga Picu Kebakaran Lahan di Jegles Kota Kediri (Bidu)

KEDIRI, LINGKARWILIS.COM – Kebakaran lahan tebu terjadi di Jalan Raya Jegles Gang I, RT 06 RW 02, Kelurahan Blabak, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, Minggu (7/6/2026) siang. Peristiwa tersebut diduga dipicu sisa pembakaran daun tebu pascapanen yang belum padam sepenuhnya.

Lahan yang terbakar diketahui milik Sumali (69), warga Jalan Sultan Aji, Kelurahan Blabak. Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 11.45 WIB.

bayar PBB Kota Kediri bayar PBB Kota Kediri

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, para pekerja sebelumnya melakukan pembakaran daun tebu kering di area yang telah dipanen sekitar pukul 07.00 WIB. Setelah pekerjaan selesai, diduga masih terdapat bara api yang belum benar-benar padam dan ditinggalkan begitu saja.

Bara tersebut kemudian menyambar tanaman tebu yang masih berdiri hingga api dengan cepat merambat ke lahan di sekitarnya.

Baca juga  : Harganas 2026, Ratusan Warga Kabupaten Kediri Antusias Ikuti Program KB Mantap di RSUD SLG

Kanit Binmas Polsek Pesantren Polres Kediri Kota, AKP Jurianto, membenarkan adanya peristiwa kebakaran tersebut. Menurutnya, hasil pemeriksaan sementara menunjukkan api berasal dari sisa pembakaran daun tebu pascapanen.

“Diduga api berasal dari bekas pembakaran daun tebu pascapanen yang masih menyisakan bara, kemudian merembet ke tanaman tebu yang belum dipanen,” ujarnya.

Warga yang mengetahui kebakaran segera menghubungi petugas pemadam kebakaran. Dua unit mobil pemadam kebakaran Kota Kediri diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman.

Berkat penanganan cepat petugas, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 12.15 WIB sehingga tidak meluas ke area lahan lainnya.

Akibat kejadian tersebut, sekitar 50 ru lahan tebu terbakar dari total luas lahan mencapai 250 ru. Kerugian material ditaksir mencapai Rp2,5 juta.

Baca juga : Tenun Ikat Bandar Kidul Kediri Kian Mendunia, Dikunjungi Desainer dan Akademisi Internasional

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Hingga proses pemadaman selesai, situasi di lokasi dilaporkan aman dan kondusif.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya petani, agar lebih berhati-hati saat melakukan pembakaran sisa tanaman pascapanen. Bara api yang tidak dipastikan padam berpotensi memicu kebakaran, terutama pada musim kemarau saat kondisi lahan dan tanaman dalam keadaan kering.***

Reporter: Agus Sulistyo Budi
Editor: Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *