KEDIRI, LINGKARWILIS.COM β Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026 menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya perencanaan keluarga.
Hal itu terlihat dari tingginya partisipasi warga Kabupaten Kediri dalam pelayanan Keluarga Berencana (KB) Metode Operasi Wanita (MOW) dan Metode Operasi Pria (MOP) yang digelar di RSUD Simpang Lima Gumul (SLG), Jumat (6/6/2026).
Kepala Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Provinsi Jawa Timur, Shodiqin, S.H., M.M., mengapresiasi antusiasme masyarakat yang mengikuti program KB mantap tersebut.
Menurutnya, tingginya jumlah peserta menunjukkan meningkatnya pemahaman masyarakat mengenai pentingnya perencanaan keluarga sebagai bagian dari upaya menciptakan keluarga berkualitas sekaligus mendukung percepatan penurunan angka stunting.
Baca juga :Β Dinkes Kabupaten Kediri Imbau Warga Waspadai Dehidrasi Saat Cuaca Panas Ekstrem
“Hasil skrining menunjukkan sebanyak 327 calon akseptor MOW memenuhi syarat untuk mendapatkan pelayanan, sementara untuk MOP terdapat 28 calon akseptor pria. Ini menjadi indikator positif meningkatnya kesadaran masyarakat dalam merencanakan kehidupan berkeluarga,” ujarnya.
Shodiqin menjelaskan, pelayanan KB serentak yang berlangsung sepanjang Juni hingga Juli 2026 merupakan bagian dari rangkaian bakti sosial Harganas yang dilaksanakan secara nasional. Program ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan keluarga melalui pengendalian penduduk yang terencana dan berkelanjutan.
Di sisi lain, Kepala DP2KBP3A Kabupaten Kediri, Dr. Nur Wulandari Andadari, S.KM., M.Kes., menyampaikan bahwa masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan KB Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP), seperti pemasangan IUD dan implan, yang tersedia secara gratis di puskesmas maupun klinik KB.
Menurutnya, pelayanan sterilisasi diperuntukkan bagi pasangan usia subur yang telah memiliki rencana keluarga yang matang, dengan ketentuan telah memiliki sedikitnya dua anak dan anak terakhir sudah melewati usia balita.
Baca juga :Β Tenun Ikat Bandar Kidul Kediri Kian Mendunia, Dikunjungi Desainer dan Akademisi Internasional
“Program ini tidak hanya berkaitan dengan penggunaan alat kontrasepsi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun keluarga yang sehat, mandiri, dan sejahtera. Keluarga yang direncanakan dengan baik akan melahirkan generasi yang berkualitas di masa depan,” jelasnya.
Tingginya jumlah peserta dalam kegiatan tersebut menempatkan Kabupaten Kediri sebagai salah satu daerah dengan tingkat partisipasi tinggi dalam pelaksanaan program KB mantap di Jawa Timur.
Capaian ini sekaligus memperkuat komitmen Pemerintah Kabupaten Kediri dalam mendukung Program Bangga Kencana serta mewujudkan keluarga berkualitas sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.***
Reporter: Agus Sulistyo Budi
Editor: Hadiyin





