Dinkes Kabupaten Kediri Imbau Warga Waspadai Dehidrasi Saat Cuaca Panas Ekstrem

Dinkes Kabupaten Kediri Imbau Warga Waspadai Dehidrasi Saat Cuaca Panas Ekstrem
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri dr Ahmad Khatib (bakti)

Kediri, LINGKARWILIS.COM – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kediri mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko dehidrasi dan gangguan kesehatan lainnya akibat cuaca panas ekstrem yang terjadi selama musim kemarau.

Kondisi cuaca terik yang umumnya berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga 15.00 WIB dinilai berpotensi memengaruhi daya tahan tubuh apabila tidak diimbangi dengan pola hidup sehat dan asupan cairan yang cukup.

bayar PBB Kota Kediri bayar PBB Kota Kediri

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, dr. Ahmad Khatib, mengimbau masyarakat agar tidak mengabaikan kondisi kesehatan selama periode kemarau yang diperkirakan berlangsung hingga Oktober 2026.

Menurutnya, langkah pencegahan perlu dilakukan sejak dini untuk meminimalkan dampak cuaca panas terhadap kesehatan, terutama bagi kelompok rentan seperti balita dan lanjut usia.

Baca juga : Libur Panjang, Kunjungan Wisatawan ke Destinasi di Kabupaten Kediri Tembus 38.198 Orang

“Yang paling penting adalah menjaga kondisi tubuh tetap bugar dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang dan memperbanyak minum air putih untuk mencegah dehidrasi,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk membatasi konsumsi minuman dengan kadar gula tinggi. Pasalnya, minuman manis justru dapat memicu rasa haus lebih cepat saat cuaca panas.

“Kurangi minuman yang terlalu manis karena saat cuaca panas justru bisa membuat tubuh lebih cepat merasa haus,” katanya.

Selain menjaga asupan cairan, masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan dalam waktu lama disarankan menggunakan pelindung diri seperti topi, payung, atau perlengkapan lain yang dapat mengurangi paparan sinar matahari secara langsung.

Penggunaan losion atau tabir surya juga dianjurkan untuk membantu melindungi kulit dari paparan sinar ultraviolet (UV) yang meningkat selama musim kemarau.

Baca juga :  KONI Kabupaten Kediri Apresiasi Pemkab atas Pemberian Beasiswa bagi Pelajar Berprestasi di Bidang Olahraga

Khatib menambahkan, perubahan suhu yang cukup ekstrem antara siang dan malam hari juga perlu diwaspadai. Meski siang hari terasa sangat panas, suhu udara pada malam hingga dini hari dapat turun cukup signifikan sehingga berpotensi memengaruhi kondisi kesehatan.

“Jangan lengah terhadap perubahan cuaca. Siang hari panas, tetapi malam hingga pagi bisa terasa cukup dingin. Kondisi ini dapat memengaruhi daya tahan tubuh pada semua kelompok usia,” jelasnya.

Dinkes Kabupaten Kediri berharap masyarakat dapat menerapkan pola hidup sehat dan menjaga kondisi tubuh agar tetap prima selama menghadapi musim kemarau panjang tahun ini.***

Reporter : Bakti Wijayanto

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *