Lamongan, LINGKARWILIS.COM β Komitmen Pemerintah Kabupaten Lamongan dalam memperkuat sektor koperasi dan UMKM kembali mendapat pengakuan. Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menerima penghargaan Pembina Koperasi Andalan Jawa Timur Tahun 2026 pada puncak peringatan Hari Koperasi ke-79 Provinsi Jawa Timur yang berlangsung di Pamekasan, Selasa (21/7/2026).
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Koperasi Republik Indonesia, Ferry Juliantono, sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan Pemerintah Kabupaten Lamongan dalam membina, mengembangkan, dan memperkuat koperasi sebagai salah satu penggerak utama perekonomian masyarakat.
Berdasarkan data Online Data System (ODS), tercatat sebanyak 1.868 koperasi di Kabupaten Lamongan aktif melaksanakan dan melaporkan Rapat Anggota Tahunan (RAT) selama tiga tahun terakhir. Koperasi aktif tersebut terdiri atas berbagai jenis, mulai dari Koperasi Wanita, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), KSP/KSPPS, Koperasi Tani, KPRI, Koperasi Pondok Pesantren (Koppontren), hingga Koperasi Unit Desa (KUD).
Baca juga :Β PSSI Lamongan Perkuat Pembinaan Usia Dini, Samakan Persepsi Regulasi Demi Cetak Talenta Nasional
Tak hanya dari sisi kelembagaan, performa koperasi di Lamongan juga menunjukkan tren yang positif. Pada tahun buku 2025, total pendapatan koperasi mencapai Rp814 miliar, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp794 miliar.
Pemkab Lamongan juga terus mempercepat pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Hingga saat ini, sebanyak 264 gerai KDKMP telah selesai dibangun, dengan 90 gerai di antaranya sudah beroperasi dan melayani kebutuhan masyarakat.
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi yang akrab disapa Pak Yes mengungkapkan rasa syukur atas penghargaan yang diterimanya. Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa koperasi di Lamongan terus berkembang dengan tata kelola yang semakin sehat, profesional, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Alhamdulillah hari ini kami mendapatkan apresiasi sebagai Pembina Koperasi Andalan di Jawa Timur. Ini menunjukkan bahwa peran koperasi di Lamongan juga semakin menguat, kualitas tata kelolanya semakin baik, sehat, dan maju. Manfaatnya juga semakin dirasakan masyarakat,” ujar Pak Yes.
Baca juga :Β Polres Kediri Ungkap Kasus Curanmor hingga Pembakaran Rumah, Tiga Tersangka Diamankan
Ia menambahkan, penguatan koperasi berjalan seiring dengan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Lamongan yang terus menunjukkan tren positif. Pada tahun 2025, pertumbuhan ekonomi Lamongan tercatat mencapai 5,90 persen (year on year) dan meningkat menjadi 10,79 persen (quarter to quarter) pada triwulan I tahun 2026.
Menurutnya, capaian tersebut tidak terlepas dari kontribusi koperasi dan UMKM sebagai salah satu motor penggerak ekonomi daerah.
“Sebagaimana yang disampaikan Bu Gubernur Khofifah, pertumbuhan ekonomi Jawa Timur pada triwulan I meningkat dan sekitar 60 persen ditopang oleh koperasi dan UMKM. Begitu juga di Lamongan. Karena itu mari kita terus memperkuat solidaritas serta meningkatkan tata kelola agar koperasi semakin profesional, modern, dan mampu memberikan kesejahteraan bagi masyarakat,” pungkasnya.***
Reporter : Suprapto
Editor : Hadiyin





