LINGKARWILIS.COM – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, meminta agar jalur Cangar di Kota Batu yang menghubungkan Pacet, Mojokerto—lokasi terjadinya longsor maut yang menewaskan 10 orang—segera diperbaiki dengan konstruksi yang lebih kuat dan tahan lama.
Khofifah menyebutkan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan pemerintah daerah setempat. Langkah ini diambil guna meningkatkan rasa aman masyarakat yang melintasi jalur tersebut.
“Yang jelas untuk sementara, jalan ini masih kita tutup sampai batas waktu yang akan diumumkan berikutnya. Setelah rapat dan pembersihan jalan, akan kita lihat hasil asesmennya, kita juga sudah memasang alat early warning system (EWS), agar saat pembersihan material dapat diketahui jika ada potensi longsor susulan,” ujar Khofifah saat meninjau lokasi kejadian pada Selasa (08/04).
Ia menambahkan, penanganan selanjutnya akan ditentukan berdasarkan hasil asesmen, termasuk kemungkinan pembangunan plengsengan di sisi jalan atau pelebaran aliran sungai untuk mempercepat arus air.
Batu Tourism Shuttle Bus, Solusi Nyaman Keliling Kota Wisata Batu
“Untuk kapan dibukanya, kami mohon sabar menunggu hasil final asesmen,” lanjutnya.
Meski pembersihan material longsor di lokasi sudah dilakukan, jalur penghubung antara Kota Batu dan Kabupaten Mojokerto ini masih ditutup karena masih dalam proses asesmen teknis.
Berdasarkan pantauan Lingkarwilis, pembersihan material longsor sudah dilakukan di lokasi. Selain itu, BPBD juga telah memasang alat pendeteksi pergerakan tanah atau automatic warning system (AWS) agar relawan dan petugas BPBD tetap siaga terhadap kemungkinan longsor susulan saat proses pembersihan berlangsung.
Reporter : Arief Juli Prabowo
Editor: Shadinta Aulia Sanjaya




