LINGKARWILIS.COM – Penyanyi pop dunia Justin Bieber dikabarkan menjual katalog musiknya senilai USD 200 juta (sekitar Rp3 triliun) pada Desember 2022 karena menghadapi krisis keuangan yang serius. Informasi tersebut terungkap dalam dokumenter terbaru berjudul *TMZ Investigates: What Happened to Justin Bieber*, yang kini tersedia di platform Hulu.
Menurut produser eksekutif TMZ, Harvey Levin, Justin Bieber dalam kondisi “nyaris bangkrut” usai membatalkan tur dunia bertajuk Justice pada 2022. Padahal, selama kariernya, penyanyi asal Kanada itu diperkirakan telah menghasilkan antara USD 500 juta hingga USD 1 miliar.
“Saya berada dalam satu panggilan dengan beberapa orang pihak Justin sendiri mengakui bahwa pada tahun 2022, ia berada di ambang ‘kehancuran finansial.’ Dan itulah alasan dia harus menjual katalognya,” ungkap Levin dalam dokumenter tersebut.
Levin juga menyebut bahwa manajer Justin Bieber saat itu, Scooter Braun, sempat menyarankan agar penjualan ditunda hingga Januari 2023 demi mendapatkan potongan pajak. Namun, Bieber bersikeras menjualnya pada Desember.
Kasus P Diddy Makin Panas, Justin Bieber Klarifikasi Isu yang Menyeret Namanya
“Justin bilang, ‘Saya harus menjualnya sekarang.’ Dan dia benar-benar menjualnya pada Desember. Itulah seberapa parah kondisi keuangannya saat itu,” tambah Levin.
Dalam dokumenter tersebut, produser TMZ lainnya, Don Nash, juga mengklaim bahwa jika Bieber menyelesaikan tur *Justice*, ia seharusnya bisa mengantongi sekitar USD 90 juta. Namun tur itu dibatalkan pada September 2022 karena alasan kesehatan.
Sebelumnya, laporan Hollywood Reporter juga menyebut bahwa pembatalan tur membuat Bieber terbebani utang jutaan dolar.
Merck Mercuriadis, pendiri Hipgnosis yang membeli katalog musik Bieber, menjelaskan bahwa keputusan itu memberi kebebasan finansial bagi sang penyanyi.
Cassie Ventura Ungkap Neraka Bersama P.Diddy, Dipaksa Pesta Seks hingga Pakai Narkoba
“Dengan uang di depan, kamu bisa merencanakan hidup tanpa bergantung pada siapa pun. Justin bisa memilih untuk tidak tur atau tidak merilis album baru jika memang itu bukan prioritasnya sekarang,” ujar Merck.
Menurutnya, Bieber ingin fokus pada kesehatan dan kehidupan pribadi, termasuk pernikahan dan rencana membangun keluarga.
Dokumenter ini juga menyinggung berbagai aspek kehidupan Bieber, mulai dari kesehatan mental, pernikahan, gereja, hingga rumor yang beredar seputar hubungannya dengan Sean “Diddy” Combs di tengah kasus hukum sang mogul musik.
Editor: Shadinta Aulia Sanjaya



