LINGKARWILIS.COM – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1446 H, Dinas Peternakan (Disnak) Kabupaten Jombang intensif melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban di berbagai kandang milik peternak lokal. Salah satu lokasi yang disambangi tim medis adalah Pandan Asri Farm di Desa Pandan Bole, Kecamatan Ploso, pada Senin (26/5).
Sebanyak 31 ekor sapi jenis Limosin cross diperiksa untuk memastikan kondisi kesehatan dan kelayakannya sebagai hewan kurban. Pemeriksaan menyasar kondisi fisik hewan sekaligus pemberian vitamin dan obat cacing sebagai bagian dari pemulihan pasca-wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang sempat merebak tahun lalu.
βDalam rangka persiapan hari raya kurban, kami melakukan pemeriksaan kesehatan di tempat-tempat penampungan hewan kurban. Kebetulan, saat ini ada 31 ekor pejantan siap untuk dijadikan hewan kurban,β kata drh. Fendi, petugas Disnak Jombang yang memimpin pemeriksaan.
Ia menambahkan bahwa pemeriksaan dilakukan serentak dan akan berlanjut ke sejumlah lokasi lain melalui lima Puskeswan yang tersebar di wilayah kabupaten. Hewan yang dinyatakan sehat langsung memperoleh Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) di tempat.
Bikin Warga Heboh! Helikopter Milik PT Gudang Garam Mendarat Darurat di Jombang
Seluruh sapi di Pandan Asri Farm dinyatakan sehat dan memenuhi syarat sebagai hewan kurban, termasuk dari segi usia yang ditandai dengan tumbuhnya dua pasang gigi poel.
Nur, pengelola kandang menyebutkan bahwa sapi-sapi tersebut akan dikirim ke berbagai daerah di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Ia juga memastikan bahwa perawatan hewan dilakukan secara rutin setiap hari.
βPemeriksaan telah dilakukan oleh petugas, dan kami mendapatkan surat SKKH. Untuk harga sapi, kisarannya antara 20 juta hingga 40 juta. Perawatan di kandang dilakukan secara rutin setiap hari, termasuk pembersihan kandang pagi dan sore serta penyemprotan disinfektan,β ujarnya.
Dinas Peternakan Jombang juga menggencarkan pengawasan lalu lintas hewan melalui koordinasi dengan Puskeswan di tingkat kecamatan, sebagai upaya pencegahan penyebaran penyakit dan memastikan kualitas hewan kurban yang beredar di wilayah tersebut. (ag)
Editor: Shadinta Aulia Sanjaya





