KEDIRI, LINGKARWILIS.COM — Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Kediri kembali menggelar operasi penertiban terhadap anak jalanan (anjal), gelandangan-pengemis (gepeng), hingga manusia silver yang berkeliaran di sejumlah titik padat lalu lintas.
Patroli intensif dilakukan di sejumlah kawasan strategis seperti simpang empat Reco Pentung, Semampir, simpang empat Alun-Alun, hingga wilayah Muning. Operasi ini merupakan bagian dari program Tribuntranmas yang rutin digelar untuk menjaga ketertiban kota.
Saat tim bergerak di kawasan Reco Pentung, sejumlah manusia silver dan pengamen liar tampak panik dan melarikan diri begitu menyadari kehadiran petugas.
Baca juga : Persik Kediri Lepas Tiga Pemain, Abiyoso hingga Fane Tak Lagi Berseragam Macan Putih
Kepala Regu Satpol PP Kota Kediri, Dwi Margono, menyebutkan patroli kini dilakukan setiap hari, menyasar titik-titik lampu merah dan ruang publik yang rawan digunakan untuk kegiatan mengganggu ketertiban umum.
“Kami intensifkan patroli harian untuk menindak anjal, gepeng, maupun manusia silver yang beraktivitas di persimpangan jalan. Mereka yang tertangkap langsung kami serahkan ke Dinas Sosial untuk mendapatkan pembinaan,” jelas Dwi Margono, Minggu (15/6/2025).
Dwi menegaskan, langkah ini tidak hanya untuk menertibkan ruang publik, tetapi juga sebagai bagian dari upaya perlindungan sosial terhadap warga rentan.
Baca juga : Uji Kompetensi LKP Kota Kediri Libatkan 200 Peserta, Termasuk Warga Binaan Lapas
Satpol PP berharap masyarakat turut berperan aktif dengan tidak memberikan uang atau dukungan kepada anjal dan gepeng di jalanan, agar upaya pembinaan dapat berjalan optimal.***
Reporter: Agus Sulistyo Budi
Editor: Hadiyin





