Lamongan Berduka, Suporter Timnas Asal Sugio Meninggal Usai Saksikan Laga di GBT

Lamongan Berduka, Suporter Timnas Asal Sugio Meninggal Usai Saksikan Laga di GBT
Suasana di rumah duka (Suprapto)

Lamongan, LINGKARWILIS.COM – Kabar duka datang dari dunia suporter Lamongan. Djalu Ariel Fristianto (25), warga Kecamatan Sugio, Lamongan, meninggal dunia usai menonton laga Timnas Indonesia kontra Lebanon di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Senin (8/9/2025) malam.

Djalu, yang dikenal sebagai anggota komunitas Ultras Garuda, diduga mengalami sesak napas saat pertandingan berlangsung. Ia sempat dilarikan ke RSUD Bhakti Dharma Husada Surabaya, namun nyawanya tak tertolong.

Jenazah pemuda berusia 25 tahun itu kemudian dipulangkan ke rumah duka. Pada Selasa (9/9/2025) pagi sekitar pukul 08.00 WIB, almarhum dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Sugio dengan diiringi ratusan pelayat, termasuk keluarga serta rekan-rekan sesama suporter.

Baca juga : Divonis Seumur Hidup dalam Kasus Mutilasi, JPU Kediri Ajukan Banding

Ayah almarhum, Sugiharto, mengungkapkan bahwa putranya sempat meminta izin menonton pertandingan bersama teman-temannya. Tidak ada firasat buruk hingga dirinya mendapat kabar mengejutkan sekitar pukul 22.00 WIB bahwa Djalu meninggal di rumah sakit.

“Kami langsung berangkat ke Surabaya setelah mendapat kabar itu. Anak saya ini pendiam, rajin bekerja, dan sering membantu orang tuanya berdagang,” ucap Sugiharto dengan nada terpukul.

Djalu merupakan anak pertama dari dua bersaudara. Sejak kecil, ia dikenal sangat mencintai sepak bola, baik bermain maupun menonton. Sang ayah menambahkan bahwa almarhum memiliki riwayat penyakit asma.

Baca juga : Disnaker Kediri Maksimalkan Layanan Permohonan Surat Ketenagakerjaan

“Tahun lalu, saat ikut pertandingan sepak bola Agustusan, sempat pingsan karena asmanya kambuh,” kenang Sugiharto.

Kepergian Djalu juga meninggalkan luka mendalam bagi teman-temannya di komunitas Ultras Garuda. Boy, salah satu sahabat dekat almarhum, menyebut Djalu sebagai pribadi yang rendah hati dan mudah bergaul.

“Saya sangat terpukul, apalagi kami sering nonton bola bareng,” ujar Boy.***

Reporter: Suprapto

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ayahqqklik66klik66klik66ayahqqlonteqqklik66ayahqqhalubet76klik66klik66klik66klik66https://lingkarwilis.com/mail/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/albo-sindacale/https://www.medicallifesciences.org.uk/ckfiles/bandarqq/index.htmlhttps://kampungdigital.id/wp-includes/js/pkv-games/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/bandarqq/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/about/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/wp-includes/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/pkv/https://dutapendidikan.id/.private/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/dominoqq/https://ramanhospital.in/js/pkv-games/https://ramanhospital.in/js/bandarqq/https://ramanhospital.in/js/dominoqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/pkv-games/https://sunatrokifun.com/wp-includes/bandarqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/dominoqq/https://inl.co.id/themes/pkvgames/https://inl.co.id/themes/bandarqq/https://inl.co.id/themes/dominoqq/https://vyrclothing.com/https://umbi.edu/visit/https://newtonindonesia.co.id/pkv-games/https://newtonindonesia.co.id/bandarqq/https://newtonindonesia.co.id/dominoqq/https://dkpbuteng.com/dock/pkv-games/https://dkpbuteng.com/dock/bandarqq/https://dkpbuteng.com/dock/dominoqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/pkv/https://tamanzakat.org/wp-includes/bandarqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/dominoqq/https://rsiaadina.com/rs/pkv-games/https://rsiaadina.com/rs/bandarqq/https://rsiaadina.com/rs/dominoqq/https://cheersport.at/doc/pkv-games/SLOT4DSLOT4D