Kediri, LINGKARWILIS.COM – Persik Kediri harus puas berbagi poin usai ditahan imbang PSM Makassar 1-1 dalam laga lanjutan Super League di Stadion Brawijaya, Sabtu (25/10/2025) sore.
PSM Makassar lebih dulu memimpin lewat gol Alex Tanque di menit ke-53, sebelum Imanol Garcia menyamakan kedudukan untuk Persik di menit ke-73.
Namun, laga ini tidak berjalan mudah bagi Macan Putih. Sejak pertengahan babak pertama, Persik harus bermain dengan 10 pemain setelah Novri Setiawan diganjar kartu merah akibat dianggap melakukan pelanggaran keras terhadap pemain PSM.
Pelatih Persik Kediri, Ong Kim Swee, menilai hasil imbang tersebut tetap menjadi capaian penting mengingat timnya bermain dengan kekurangan satu pemain dalam waktu cukup lama.
Baca juga : Kemacetan di Jalan Bandar Ngalim–Jembatan Alun-Alun Kota Kediri Dikeluhkan Warga, Minta Solusi Segera
“Satu poin ini penting. Meski bermain dengan 10 pemain sejak babak pertama, para pemain tetap menunjukkan mentalitas positif. Saat tertinggal 1-0, mereka tetap berjuang dan akhirnya bisa mencetak gol,” ujar pelatih asal Malaysia itu.
Meski mengapresiasi semangat timnya, Ong Kim Swee juga menyoroti keputusan wasit yang mengeluarkan kartu merah untuk Novri Setiawan. Ia berharap ada kejelasan dari pihak perangkat pertandingan terkait keputusan tersebut.
“Saya ingin memahami situasi itu, terutama bagaimana VAR dan Dogso (Denial of Goal Scoring Opportunity) menganalisis kejadian tersebut. Saya harap wasit bisa memberikan penjelasan agar penonton juga tahu alasan di balik kartu merah itu,” tegasnya.
Baca juga : Petani Tembakau Jombang Didorong Jadi Wirausaha Agribisnis Modern
Dengan hasil ini, Persik Kediri menempati posisi ke-11 klasemen sementara Super League dengan raihan 11 poin. Sementara itu, PSM Makassar berada di peringkat ke-14 dengan mengoleksi 8 poin.***
Reporter: Rizky Rusdiyanto
Editor : Hadiyin





