Kediri, LINGKARWILIS.COM – Upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 di Balai Kota Kediri berlangsung meriah dan khidmat, Selasa (28/10/2025). Kegiatan yang digelar di Jalan Basuki Rahmat ini dihadiri jajaran Forkopimda, ASN, pelajar, mahasiswa, dan organisasi kepemudaan.
Dalam momentum bersejarah tersebut, MAN 2 Kota Kediri mencuri perhatian berkat prestasi gemilang yang diraih tim Pramuka mereka pada ajang Giat Prestasi Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur 2025, yang berlangsung di Bumi Perkemahan Coban Rondo, Malang, pada 11–14 September 2025.
Berbagai penghargaan diserahkan langsung oleh Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati, didampingi Wakil Wali Kota KH. Qowimuddin Thoha, Kepala Kemenag Kota Kediri A. Zamroni, serta jajaran Forkopimda.
Ajang Giat Prestasi merupakan kompetisi bergengsi bagi Pramuka Penegak se-Jawa Timur yang menguji keterampilan dalam berbagai bidang, mulai dari Model United Nations Conference (MUNC), Aquatic, Pioneering, Kewirausahaan, Komik Digital, Teknologi Tepat Guna, hingga Adventure. Kegiatan ini juga menjadi sarana aktualisasi SKU, SKK, dan SPG bagi para peserta.
Baca juga : Antisipasi Bahaya Musim Hujan, DLHKP Kota Kediri Pangkas Pohon di Jalan Letjend Sutoyo
Dalam amanatnya, Wali Kota Kediri yang akrab disapa Mbak Wali mengajak para pemuda untuk meneladani semangat persatuan yang diwariskan generasi 1928.
“Ikrar Sumpah Pemuda bukan sekadar kata-kata, tetapi semangat yang menyatukan seluruh anak bangsa dalam tekad membangun Indonesia yang merdeka dan bersatu,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas generasi melalui tema tahun ini, Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu.
“Kita hidup di era perubahan cepat. Pemuda Indonesia harus menjadi penggerak, bukan penonton. Jadilah generasi yang adaptif, kreatif, dan berintegritas,” pesan Mbak Wali.
Kepala MAN 2 Kota Kediri, Nursalim, turut menyampaikan rasa bangga atas prestasi siswanya.
Baca juga : Truk Bok Hantam Xenia di Kediri, Warga Nganjuk Tewas di Lokasi, Ini Identitasnya
“Capaian ini hasil kerja bersama antara guru, siswa, dan seluruh manajemen madrasah. Kami menjunjung tinggi semangat Saiyeg Saeka Kapti — gotong royong dan kebersamaan dalam satu tujuan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa semangat tersebut menjadi fondasi MAN 2 Kota Kediri dalam mewujudkan madrasah yang Islamic, Excellent, dan Civilized.
“Hari ini, Balai Kota Kediri seolah milik MAN 2, karena banyak siswa kami tampil membawa kebanggaan,” tuturnya sambil tersenyum.
Nursalim berharap prestasi ini dapat terus berlanjut hingga ke tingkat internasional.
“Kami berkomitmen mengharumkan nama Kota Kediri, tidak hanya di tingkat provinsi dan nasional, tapi juga dunia. Insyaallah, bulan November nanti, kami akan memberangkatkan siswa mengikuti lomba robotik di Malaysia,” pungkasnya.***
Reporter: Agus Ely Burhan
Editor : Hadiyin





