Lamongan, LINGKARWILIS.COM — Zaenuddin (35), bendahara Desa Karangtinggil, Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan, ditemukan meninggal dunia di rawa Desa Plososetro, Kecamatan Pucuk, pada Sabtu (22/11/2025) sekitar pukul 18.00 WIB.
Kapolsek Pucuk, AKP Suud, menjelaskan bahwa jasad korban pertama kali ditemukan oleh dua saksi masing-masing bernama Suhadi (56) dan Mad Khoiri (55). Berdasarkan keterangan keluarga, Zaenuddin diketahui berangkat dari rumah sekitar pukul 08.00 WIB untuk memancing di Rawa Plososetro. Namun hingga menjelang malam, ia tak juga kembali.
“Korban berangkat memancing sejak pagi, tetapi sampai pukul 17.45 WIB ia belum pulang, sehingga keluarga mulai khawatir,” ujar AKP Suud.
Baca juga : BPBD Kota Kediri Evakuasi Pohon Mauni yang Tumbang
Karena tidak ada kabar, keluarga bersama saksi Suhadi dan Mad Khoiri memutuskan mencari ke lokasi memancing. Setibanya di area rawa, mereka menemukan sepeda motor korban terparkir di pinggir jalan, namun pemiliknya tidak tampak di sekitar lokasi.
Kedua saksi kemudian menyusuri area rawa hingga akhirnya, sekitar pukul 18.00 WIB, mereka mendapati Zaenuddin sudah tidak bernyawa.
“Korban ditemukan berada di dasar rawa,” tambah Kapolsek.
Temuan tersebut langsung dilaporkan kepada Polsek Pucuk. Tak lama kemudian, petugas kepolisian bersama tim medis dari Puskesmas Pucuk tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi dan pemeriksaan awal.
Baca juga : Kejurnas Taekwondo Grade-B Jatim Open 2025 Digelar di Kota Kediri, N-LIONS Meriahkan Ajang Pembukaan
Hasil pemeriksaan medis memastikan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Korban diduga kuat meninggal karena tenggelam saat memancing. Jenazah kemudian dibawa untuk proses lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga,” pungkasnya.***
Reporter: Suprapto
Editor : Hadiyin





