KEDIRI, LINGKARWILIS.COM — Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Perhubungan meningkatkan pengawasan terhadap layanan transportasi sungai apalagi kinisedang musim penghujan.
Upaya ini diwujudkan dengan pembagian jaket pelampung serta penguatan edukasi keselamatan bagi para operator tambangan di Sungai Brantas, Kelurahan Manisrenggo, pada Kamis (27/11/2025).
Kepala Dinas Perhubungan Kota Kediri, Arief Cholisudin, memimpin langsung kegiatan tersebut sebagai langkah antisipatif menghadapi tingginya curah hujan dan potensi naiknya debit sungai yang dapat meningkatkan risiko kecelakaan penyeberangan.
Baca juga : Jamu Semen Padang, Persik Kediri Bidik Tiga Poin di Stadion Brawijaya
Operasi keselamatan ini melibatkan tim gabungan yang terdiri atas Dinas Perhubungan, BPBD, perangkat kelurahan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta para pemilik tambangan. Seluruhnya bergerak memastikan bahwa standar keamanan benar-benar diterapkan, bukan sekadar imbauan di atas kertas.
Baca juga : Dua Jenazah Korban Pembunuhan di Nganjuk Tiba di Kediri, Dimakamkan Malam Hari
“Harapan saya, pelampung ini rutin dipakai. Wajib dipakai. Untuk keselamatan,” tegas Arief, menekankan bahwa alat keselamatan tersebut merupakan perlindungan utama bagi para pengguna tambangan.
Selain pembagian jaket pelampung, Dishub juga menekankan beberapa prosedur penting yang harus dipatuhi operator, meliputi:
-
menyediakan dan mengenakan perlengkapan keselamatan,
-
tidak mengangkut penumpang di luar batas kapasitas,
-
memeriksa kondisi ketinggian air serta arus sungai sebelum beroperasi,
-
menghentikan operasional saat debit air meningkat,
-
serta melakukan koordinasi cepat melalui Call Center Lapor Mbak Wali 112 bila menghadapi situasi darurat.
Melalui langkah pencegahan ini, Dishub berharap keamanan layanan penyeberangan di Sungai Brantas semakin terjamin, terutama bagi warga yang mengandalkan moda transportasi tradisional tersebut setiap hari.***
Reporter: Agus Sulistyo Budi
Editor: Hadiyin






