Kediri, LINGKARWILIS.COM — Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menyiapkan anggaran sebesar Rp68 miliar pada tahun 2026 untuk program perbaikan jalan rusak di berbagai wilayah. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari peningkatan pelayanan publik di sektor transportasi, sekaligus persiapan menghadapi arus mudik Lebaran.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kediri, Ir. Irwan Chandra, mengatakan bahwa pihaknya terus merespons laporan masyarakat terkait kondisi jalan yang mengalami kerusakan. Penanganan tersebut dilakukan guna menekan risiko kecelakaan lalu lintas serta meningkatkan kenyamanan pengguna jalan.
“Setiap pengaduan yang masuk kami tindak lanjuti. Namun tetap ada skala prioritas, terutama untuk ruas jalan yang memiliki tingkat mobilitas tinggi,” ujar Irwan.
Ia menjelaskan, perbaikan yang dilakukan PUPR difokuskan pada jalan berstatus kabupaten. Sementara itu, untuk jalan lingkungan atau jalan desa, perbaikan menjadi kewenangan pemerintah desa dengan pendanaan dari anggaran desa masing-masing.
Baca juga : Pagar Pembatas Jalan Stasiun Kota Kediri Dicabut pada Malam Hari, Ini Penjelasan Kadishub
Menurut Irwan, pekerjaan perbaikan jalan akan mulai dikerjakan sejak Januari hingga Februari 2026. Sejumlah jalur utama yang menjadi prioritas antara lain ruas perbatasan Jombang–Kunjang–Bogo–Pagu–Gurah, serta jalur Papar–Pare–Plosoklaten yang mengarah ke perbatasan Kabupaten Blitar.
“Ruas-ruas tersebut merupakan jalur strategis dan sering dilalui pemudik. Kami targetkan perbaikannya rampung sebelum Lebaran agar arus mudik berjalan aman dan lancar,” jelasnya.
Selain jalur utama, PUPR juga akan menangani sejumlah ruas jalan lain yang mengalami kerusakan berdasarkan laporan masyarakat. Seluruh kegiatan tersebut telah masuk dalam perencanaan anggaran tahun 2026.
Irwan menambahkan, setelah Lebaran, perbaikan jalan akan kembali dilanjutkan untuk menyempurnakan penanganan di titik-titik yang belum tertangani secara maksimal.
Baca juga : Dinkes Kabupaten Kediri Instruksikan Puskesmas Intensifkan Edukasi Pencegahan Super Flu
Di sisi lain, pembangunan Jalan Tol Kediri–Kertosono diharapkan mampu mengurangi kepadatan lalu lintas, khususnya di kawasan Simpang Mengkreng yang selama ini kerap mengalami kemacetan parah saat musim mudik.
“Dengan beroperasinya jalan tol nanti, arus kendaraan di Mengkreng diharapkan bisa terurai,” pungkasnya.***
Reporter: Bakti Wijayanto
Editor :Hadiyin





