Kediri, Lingkarwilis.com –Paguyuban Jaranan Kediri Jayati (JKJ) gelar aksi sosial bagi-bagi nasi kotak di depan Kantor Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Kediri, Sabtu (28/2/2026).
Sejak sore hari, warga mulai berdatangan dan mengantre dengan tertib untuk menerima nasi kotak yang dibagikan. Meski sederhana, bantuan tersebut disambut penuh rasa syukur, terutama oleh kaum dhuafa dan masyarakat sekitar yang merasakan langsung manfaatnya di bulan suci Ramadan.
Suasana kegiatan semakin menarik dengan dipamerkannya sejumlah barongan khas jaranan di lokasi. Deretan barongan itu sontak menyedot perhatian pengguna jalan, khususnya anak-anak yang tampak antusias menyaksikan dari dekat ikon kesenian tradisional tersebut. Nuansa berbagi pun terasa lebih hidup, tanpa mengurangi ketertiban acara.
Perwakilan Paguyuban Jaranan Kediri Jayati, Bu Maya selaku Gocam wilayah Kecamatan Mojoroto, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan yang didanai secara swadaya oleh para anggota.
Baca juga : Operasi Pasar Murni Ramadan 1447 H, Pemkot Kediri Gelar 13 Titik OPM untuk Tekan Harga Bahan Pokok
“Alhamdulillah, ini niat baik dari kami Paguyuban Jaranan Kediri Jayati. Di bulan Ramadan yang penuh berkah ini kami ingin berbagi dengan kaum dhuafa. Insya Allah akan terus menjadi agenda tahunan. Dananya murni dari anggota,” ujarnya.
Ia berharap kekompakan dan kemajuan paguyuban dapat terus terjaga sehingga mampu memberikan kontribusi positif bagi Kota Kediri.
“Semoga Jaranan Kediri Jayati semakin maju dan solid, sehingga Kota Kediri juga semakin mapan dan sejahtera,” tambahnya.
Salah satu penerima manfaat, Santi, mengaku bersyukur atas kepedulian tersebut. Menurutnya, perhatian sekecil apa pun sangat berarti bagi masyarakat.
Baca juga : Audiensi dengan Mahasiswa, Kapolres Kediri Kota Apresiasi Kritik PMII
“Walaupun hanya nasi kotak, ini sangat membantu dan berarti bagi kami. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan Kota Kediri semakin sejahtera,” tuturnya.***
Reporter: Agus Sulistyo Budi
Editor: Hadiyin





