Kediri, LINGKARWILIS.COM – Suasana sore jelang berbuka puasa di kawasan depan Pasar Bandar, tepatnya di sisi selatan Kantor Kecamatan Mojoroto, tampak lebih semarak dari biasanya. Sejumlah warga memilih mengisi waktu ngabuburit dengan duduk santai sambil bermain catur di Warung Surya, Sabtu (28/2/2026).
Di bawah rindangnya pepohonan yang menaungi area warung, papan catur tersusun di atas meja kayu sederhana. Bidak-bidak digerakkan dengan penuh perhitungan, diselingi gelak tawa dan obrolan ringan yang mencairkan suasana. Aktivitas ini menjadi pilihan ngabuburit yang sederhana namun sarat kebersamaan.
Yono, pemilik Warung Surya, mengungkapkan bahwa suasana Ramadan selalu menghadirkan warna tersendiri di warungnya. Setiap sore, pengunjung berdatangan untuk adu strategi di atas papan catur.
“Kalau Ramadan memang lebih ramai. Banyak yang datang main catur menunggu waktu berbuka. Jadi lebih guyub dan terasa kekeluargaannya,” ujarnya.
Baca juga : Bus Satria Mengaspal, Kafe Jadi Ruang Baca, Literasi Kota Kediri Naik Kelas
Menurut Yono, permainan catur bukan sekadar hiburan pengisi waktu. Lebih dari itu, aktivitas tersebut menjadi ruang silaturahmi lintas usia. Anak-anak muda hingga warga yang lebih tua duduk bersama tanpa sekat, berbagi cerita dan pengalaman di sela permainan.
Lokasi Warung Surya yang strategis, tak jauh dari pusat aktivitas masyarakat, menjadikannya titik temu favorit warga. Saat bulan suci tiba, denyut kebersamaan itu terasa semakin kuat melalui kegiatan ngabuburit yang sederhana, namun penuh makna.
Menjelang azan magrib berkumandang, para pengunjung mulai bersiap membatalkan puasa bersama. Teh hangat dan jajanan ringan tersaji di meja, melengkapi momen kebersamaan yang menguatkan tali persaudaraan di tengah suasana Ramadan yang penuh berkah.***
Reporter: Agus Sulistyo Budi
Editor: Hadiyin