Blitar, LINGKARWILIS.COM – Warga Desa Siraman, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar digegerkan dengan temuan jasad seorang perempuan yang mengapung di sungai depan rumahnya, Minggu malam (1/3/2026) sekitar pukul 19.30 WIB.
Korban diketahui bernama Katiyah (60), warga Dusun Siraman RT 01/RW 01, Desa Siraman, Kecamatan Kesamben. Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh kakak kandung korban, Sunarim (66), yang hendak menunaikan salat tarawih di masjid.
Saat melintas di atas jembatan, saksi melihat sosok perempuan mengambang di aliran sungai. Merasa curiga, ia segera berteriak meminta pertolongan warga sekitar. Setelah didekati, sosok tersebut ternyata adalah adiknya sendiri.
Baca juga : Pelatih Persik Kediri Kecewa Usai Kalah 2-1 dari Persis Solo, Ini Komentarnya
Warga bersama petugas medis dan kepolisian kemudian mengevakuasi korban dari sungai. Saat diangkat, korban diduga telah meninggal beberapa menit sebelumnya.
Kasi Humas Polres Blitar, Aipda Muheni, mengatakan hasil pemeriksaan awal tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Petugas medis telah melakukan pemeriksaan dan tidak ditemukan bekas penganiayaan,” ujarnya, Senin (2/3/2026).
Berdasarkan keterangan saksi, sebelum kejadian korban diketahui kerap mandi dan buang air besar di sungai tersebut. Lokasi ditemukannya korban berada di tepi sungai dengan lebar sekitar tiga meter dan kedalaman kurang lebih 40 sentimeter.
Baca juga : Gus Qowim Dampingi Gubernur Jatim Salurkan Sapa Bansos Rp15 Miliar, Perkuat Pengentasan Kemiskinan di Kediri
Hasil pemeriksaan tim medis dari Puskesmas Kesamben bersama Tim Inafis Polres Blitar juga tidak menemukan adanya unsur kekerasan. Korban diperkirakan meninggal kurang dari satu jam sebelum ditemukan.
“Korban diduga terjatuh ke sungai. Sebelumnya yang bersangkutan sering mengeluhkan vertigo,” pungkasnya.***
Reporter: Aziz Wahyudi
Editor: Hadiyin





