Warga Pojok Datangi DLHKP Kota Kediri, Tuntut Kepastian Kompensasi TPA Sebelum Lebaran

Warga Pojok Datangi DLHKP Kota Kediri, Tuntut Kepastian Kompensasi TPA Sebelum Lebaran
Warga Pojok Datangi DLHKP Kota Kediri, Tuntut Kepastian Kompensasi TPA Sebelum Lebaran (Bidu)

KEDIRI, LINGKARWILIS.COM – Puluhan warga Kelurahan Pojok mendatangi Kantor Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan Kota Kediri di Jalan Mayor Bismo, Selasa (3/3/2026). Mereka menuntut kepastian pencairan dana kompensasi dampak operasional TPA Klothok tahun 2026 yang hingga awal Ramadan belum direalisasikan.

Audiensi antara warga dan Kepala DLHKP Kota Kediri beserta jajaran berlangsung cukup alot dan berakhir tanpa kesepakatan. Warga mendesak agar kompensasi dibayarkan sebelum Hari Raya Idulfitri karena dinilai sebagai hak masyarakat terdampak yang wajib dipenuhi pemerintah.

bayar PBB Kota Kediri bayar PBB Kota Kediri

Perwakilan warga menyampaikan bahwa RT dan RW di zona satu telah sepakat meminta pencairan dilakukan pada bulan Ramadan. Namun, Kepala DLHKP Kota Kediri, Indun Munawaroh, menyatakan pencairan kemungkinan baru bisa dilakukan setelah Lebaran. Besaran nominal pun disebut masih menunggu hasil kajian tahunan.

Baca juga : Satpol PP Kota Kediri Bredel Banner Tak Berizin dan Tertibkan PKL yang Gunakan Fasilitas Umum

“Dulu pernah disebutkan dua juta rupiah per kepala keluarga. Sekarang nominalnya belum jelas karena masih ada kajian. Bagi kami, ini bukan persoalan baru yang harus dikaji ulang setiap tahun,” ujar Ketua RW 03, Imam Sofi’i, usai pertemuan.

Berdasarkan data yang dihimpun, jumlah penerima kompensasi di zona satu mencapai sekitar 1.400 kepala keluarga. Dalam forum tersebut, warga akhirnya memilih walk out karena tidak tercapai titik temu dengan pihak pemerintah.

Kondisi ini memicu peringatan keras dari warga. Jika tuntutan tidak segera direspons, mereka mempertimbangkan aksi lanjutan hingga penutupan akses menuju TPA Klothok.

“Kami hanya menyampaikan aspirasi warga. Jika nantinya diputuskan ada aksi atau penutupan akses TPA, itu keputusan bersama dan kami siap mengawal,” tegas Ketua RT 12 RW 03, Agung Prasetyo.

Selain itu, warga juga berencana mendatangi Pemerintah Kota Kediri untuk meminta penjelasan langsung kepada wali kota apabila di tingkat dinas belum ada keputusan konkret. Mereka menilai kompensasi tersebut merupakan hak warga yang terdampak langsung aktivitas TPA dan tidak seharusnya terus tertunda.

Baca juga : Jelang Lebaran, Jasa Tukar Uang Baru di Sekartaji Kediri Mulai Ramai, Warga Antisipasi Sejak Awal

Sementara itu, Indun Munawaroh saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa pencairan kompensasi masih menunggu rapat lanjutan serta proses kajian.

Audiensi yang diharapkan menjadi solusi justru menyisakan ketidakpastian. Warga kini menanti langkah tegas pemerintah. Jika realisasi kembali tertunda, potensi aksi protes menjelang Lebaran disebut terbuka lebar.***

Reporter: Agus Sulistyo Budi
Editor: Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *