KEDIRI, LINGKARWILIS.COM – Komitmen mencetak generasi muda berprestasi sekaligus bebas dari bahaya narkoba terus diperkuat oleh SDN Banjaran 5 Kota Kediri. Melalui berbagai program unggulan serta kolaborasi dengan Badan Narkotika Nasional Kota Kediri, sekolah tersebut menanamkan pendidikan karakter, literasi, hingga edukasi bahaya narkotika sejak dini kepada para siswa, Senin (9/3/2026).
Kepala SDN Banjaran 5 Kota Kediri, Hindiyah, menjelaskan bahwa sekolahnya memiliki sejumlah program unggulan yang bertujuan membentuk karakter serta meningkatkan prestasi siswa, baik di bidang akademik maupun nonakademik.
Salah satu program yang menjadi perhatian adalah “SATRIA Selasa Literasi Agama”, yang rutin dilaksanakan untuk membangun kebiasaan literasi sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan pada siswa.
Baca juga :SMP Negeri 3 Kota Kediri Semarakkan Ramadan dengan Pondok Ramadan hingga “Arpega Show”
“Melalui program ini, anak-anak tidak hanya mendapatkan motivasi belajar, tetapi juga mengikuti berbagai praktik literasi dan kegiatan yang menunjang prestasi mereka,” jelasnya.
Selain itu, SDN Banjaran 5 juga menyediakan beragam kegiatan ekstrakurikuler yang menjadi wadah pengembangan bakat siswa, seperti basket, tari, PTV/TIK, dan pramuka.
Menurut Hindiyah, kegiatan ekstrakurikuler tersebut terbukti mampu melahirkan banyak siswa berprestasi. Bahkan, tidak sedikit siswa yang berhasil meraih prestasi hingga tingkat nasional.
“Prestasi anak-anak kami tidak hanya di tingkat kota saja, tetapi juga sampai tingkat nasional. Hal ini tentunya berkat dukungan para guru dan tenaga kependidikan yang ramah, kompeten, dan terus membimbing siswa agar berkembang,” tambahnya.
Baca juga : Dinas PU dan Tata Ruang Kabupaten Kediri Normalisasi Sekaligus Bersihkan Sampah yang Hambat Aliran Sungai
Di tengah perkembangan zaman yang semakin kompleks, sekolah juga memberikan perhatian khusus terhadap pengaruh negatif lingkungan, terutama penyalahgunaan narkoba, rokok, dan minuman keras.
Untuk itu, SDN Banjaran 5 menggandeng Badan Narkotika Nasional Kota Kediri dalam kegiatan sosialisasi bahaya narkotika bagi siswa. Edukasi ini diberikan sejak usia dini agar anak-anak memahami dampak buruk narkoba terhadap kesehatan, masa depan, hingga lingkungan sekitar.
Penggerak Swadaya Masyarakat BNN Kota Kediri, Hendri Santoso, menjelaskan bahwa kegiatan sosialisasi ini bertujuan menanamkan keberanian pada siswa untuk menolak narkoba.
“Kami memberikan edukasi dan informasi kepada anak-anak agar berani menolak dan tidak mendekati narkotika. Karena narkotika sangat berbahaya, terutama bagi generasi muda sebagai penerus bangsa,” ungkap Hendri.
Dalam kegiatan tersebut, siswa tidak hanya mendapatkan materi sosialisasi, tetapi juga mengikuti berbagai aktivitas menarik seperti permainan edukatif, sesi tanya jawab, hingga kuis berhadiah agar mereka lebih mudah memahami materi yang disampaikan.
Menurut Hendri, upaya pencegahan sejak dini sangat penting, mengingat kasus penyalahgunaan dan peredaran narkotika masih menjadi perhatian serius di berbagai daerah, termasuk di Kota Kediri.
“Harapan kami kegiatan seperti ini bisa terus berkelanjutan di sekolah-sekolah dasar di Kota Kediri, agar anak-anak lebih memahami bahaya dan dampak penyalahgunaan narkotika,” tegasnya.
Pihak sekolah juga telah membentuk Satgas Anti Narkoba sebagai langkah preventif di lingkungan pendidikan. Tim ini bertugas menanamkan kesadaran kepada siswa agar menjauhi zat-zat berbahaya sejak usia dini.
Dengan berbagai program tersebut, SDN Banjaran 5 optimistis mampu mencetak generasi muda yang cerdas, berkarakter, serta memiliki prestasi membanggakan.
“Kami sangat terbuka bagi orang tua yang ingin menyekolahkan putra-putrinya di SDN Banjaran 5. Insya Allah kami akan mendidik mereka menjadi siswa yang berprestasi, baik secara akademik maupun nonakademik,” pungkasnya.***
Reporter: Agus Sulistyo Budi
Editor: Hadiyin






