Libur Sekolah, Museum Sri Aji Joyoboyo Kediri Mulai Ramai Dikunjungi Wisatawan

Libur Sekolah, Museum Sri Aji Joyoboyo Kediri Mulai Ramai Dikunjungi Wisatawan
Pengunjung musium Sri Aji Joyoboyo Kabupaten Kediri saat liburan (ist)

Kediri, LINGKARWILIS.COM – Memasuki masa libur sekolah yang berlangsung mulai 21 Juni hingga 13 Juli 2026, jumlah pengunjung Museum Sri Aji Joyoboyo di Kabupaten Kediri mulai mengalami peningkatan. Museum yang menyimpan berbagai koleksi benda bersejarah tersebut menjadi salah satu destinasi edukasi yang banyak dikunjungi pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum.

Selama periode liburan, museum dibuka setiap hari mulai pagi hingga sore, kecuali pada hari Senin dan hari libur nasional.

Berdasarkan data Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Kediri, jumlah pengunjung dalam empat hari terakhir tercatat sebanyak 88 orang. Rinciannya, pada 23 Juni sebanyak 14 pengunjung, 24 Juni sebanyak 35 orang, 25 Juni sebanyak 28 orang, dan 26 Juni sebanyak 11 orang.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kediri, Mustika Prayitno Adi, memperkirakan jumlah kunjungan akan terus meningkat selama musim liburan sekolah. Menurutnya, wisatawan yang datang tidak hanya berasal dari Kabupaten Kediri, tetapi juga dari berbagai daerah di Indonesia, bahkan wisatawan mancanegara.

Baca juga :Β Car Free Day Jalan Doho Ditata Ulang, Pemkot Kediri Siapkan Tiga Zona untuk Layanan Publik dan UMKM

Ia menambahkan, pemerintah daerah terus melakukan pembenahan dan penataan kawasan museum agar semakin menarik sebagai destinasi wisata sejarah.

“Di dalam museum terdapat ratusan koleksi benda purbakala dan peninggalan sejarah Kabupaten Kediri yang usianya mencapai ratusan tahun. Pengunjung juga akan didampingi petugas pemandu yang memberikan penjelasan mengenai sejarah Kabupaten Kediri maupun koleksi yang dipamerkan,” ujar Mustika.

Menurutnya, penyampaian informasi secara langsung kepada pengunjung menjadi bagian penting dari fungsi museum sebagai sarana edukasi. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya melihat koleksi benda bersejarah, tetapi juga dapat memahami nilai sejarah dan perjalanan panjang Kabupaten Kediri sejak masa lampau.***

Reporter : Bakti Wijayanto

Editor :Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *