Lamongan, LINGKARWILIS.COM – Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Golkar, Ali Mufthi, bersama Bupati Lamongan Yuhronur Efendi meninjau pembangunan infrastruktur melalui program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) di Kabupaten Lamongan, Jumat (16/10/2026).
Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan pengerjaan infrastruktur berjalan sesuai rencana sekaligus mendukung program prioritas Jalan Mantap dan Alus Lamongan (Jamula).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota Komisi VI DPR RI Ahmad Labib, Anggota Komisi IV DPR RI Eko Wahyudi, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Lamongan Kacung, serta Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Lamongan Ujik Silviana Efendi.
Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah ruas jalan Sumberagung–Sedayulawas dengan rencana pembangunan sepanjang 2,47 kilometer. Hingga saat ini, progres pengerjaan jalan tersebut telah mencapai 55 persen.
Baca juga : Warga Kalikapas Keluhkan Debu dan Bau Pabrik Aspal, Minta Bupati dan DPRD Lamongan Turun Tangan
Pada 2026, terdapat lima ruas jalan di Kabupaten Lamongan yang mendapatkan penanganan melalui program PISEW. Selain Sumberagung–Sedayulawas, pembangunan mencakup ruas Sidomlangean–Nglebur dan Kedungbanjar–Kedungdadi di Kecamatan Kedungpring.
Di ruas Sidomlangean–Nglebur, pembangunan meliputi jalan sepanjang 360 meter di Desa Sidomlangean dan 180 meter di Desa Nglebur. Sementara itu, ruas Kedungbanjar–Kedungdadi mencakup pembangunan sepanjang 271 meter di Desa Kedungbanjar serta 150 meter di Desa Kedungdadi.
Dua ruas lainnya adalah Pucangtelu–Pucangro di Kecamatan Kalitengah sepanjang 398,3 meter dan Sembung–Bangle di Kecamatan Sukorame sepanjang 455 meter.
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengatakan, peninjauan dilakukan untuk memastikan pembangunan infrastruktur tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Menurut bupati yang akrab disapa Pak Yes tersebut, peningkatan kualitas jalan perdesaan menjadi bagian penting dalam memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus mendukung pelaksanaan program prioritas Jamula.
“Peninjauan ini untuk memastikan program berjalan tepat sasaran dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat. PISEW juga menjadi bagian dari upaya kita memperkuat infrastruktur di Lamongan, sekaligus mendukung realisasi program prioritas Jamula,” tutur Pak Yes.
Baca juga : Baru Sebulan Diperbaiki, Jalan Raya Bulupasar Pagu Kediri Kembali Rusak dan Retak
Sebelumnya, Bupati Lamongan bersama Ali Mufthi juga telah meresmikan dua ruas jalan yang dibangun melalui program PISEW.
Sementara itu, Ali Mufthi menilai pembangunan infrastruktur perdesaan memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya di sektor pertanian. Jalan yang memadai dapat memperlancar mobilitas petani, mempermudah akses menuju lahan pertanian, serta mendukung distribusi hasil panen.
Menurutnya, hal tersebut penting bagi Kabupaten Lamongan yang memiliki potensi pertanian besar dan menjadi salah satu daerah penopang lumbung pangan nasional.
“Pembangunan infrastruktur seperti ini penting untuk mendukung kegiatan ekonomi masyarakat. Dengan akses yang semakin baik, mobilitas petani dan distribusi hasil pertanian diharapkan semakin lancar,” ungkap Ali Mufthi.
Selain meninjau pembangunan jalan, rombongan juga melihat progres program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) Kabupaten Lamongan Tahun Anggaran 2026 melalui program PISEW.
Berdasarkan data per 13 Oktober 2026, pelaksanaan PAMSIMAS mencakup empat desa dengan target total 276 sambungan rumah (SR).
Desa Datinawong, Kecamatan Babat, menargetkan 76 sambungan rumah dengan progres pengerjaan mencapai 39 persen. Selanjutnya, Desa Sumberwudi, Kecamatan Karanggeneng, menargetkan 65 sambungan rumah dengan progres 21,04 persen.
Di Kecamatan Laren, Desa Pesanggrahan menargetkan 65 sambungan rumah dengan progres pengerjaan 31 persen. Sementara Desa Tejoasri menargetkan 70 sambungan rumah dengan progres 28,50 persen.
Pembangunan jalan perdesaan dan penyediaan akses air minum tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat infrastruktur sekaligus memenuhi kebutuhan dasar masyarakat Kabupaten Lamongan.***
Reporter: Suprapto
Editor : Hdiyin





