Penghuni Kos di Lamongan Diduga Dipukul Linggis Tiga Kali, Terduga Pelaku Diamankan

Penghuni Kos di Lamongan Diduga Dipukul Linggis Tiga Kali, Terduga Pelaku Diamankan
Terduga pelaku pemukulan dengan menggunakan linggis saat diamankan di Polres Lamongan dan korban saat menjalani perawatan di rumah sakit Ist)

Lamongan, LINGKARWILIS.COM – Seorang perempuan penghuni rumah kos berinisial SS, asal Bandung, Jawa Barat, diduga menjadi korban penganiayaan menggunakan linggis di Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Lamongan, Kabupaten Lamongan, Jumat (16/10/2026) malam.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka sobek di bagian belakang kepala hingga mengeluarkan darah. Sementara itu, terduga pelaku berinisial MHK (30), warga Kecamatan Mantup, Kabupaten Lamongan, berhasil diamankan warga tak lama setelah kejadian.

Kasihumas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid, membenarkan adanya peristiwa dugaan penganiayaan tersebut. Insiden itu dilaporkan terjadi sekitar pukul 20.10 WIB.

Berdasarkan keterangan awal, terduga pelaku datang ke rumah kos korban dengan membawa alat berupa linggis atau yang disebut kubut, dengan panjang sekitar 30 sentimeter.

Baca juga : Persoalan Kaus Kaki Siswa Diduga Berujung Penganiayaan Kepala Sekolah MI di Glagah Lamongan

“Saat korban membuka pintu kamar, terduga pelaku diduga langsung memukul kepala korban sebanyak tiga kali hingga mengakibatkan luka berdarah di bagian belakang kepala,” jelas Ipda Hamzaid, Sabtu (17/10/2026).

Mengetahui kejadian tersebut, warga segera mengamankan terduga pelaku dan melaporkannya ke Polsek Lamongan. Kapolsek Lamongan Kota, Kompol Beni Ulang Setiawan, bersama anggota kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan.

Terduga pelaku selanjutnya diserahkan kepada penyidik Satreskrim Polres Lamongan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Sementara itu, korban dibawa ke RSUD dr. Soegiri Lamongan guna mendapatkan penanganan medis.

Ipda M. Hamzaid menegaskan bahwa perkara tersebut kini ditangani Satreskrim Polres Lamongan. Penyidik masih mendalami kronologi kejadian, termasuk motif di balik dugaan penganiayaan tersebut.

Baca juga : ESDM Jatim Tutup Sementara Tambang Pasir di Puncu Kediri, Warga Desak Penutupan Total

“Untuk motif masih dalam penyelidikan. Terduga pelaku saat ini masih menjalani pemeriksaan. Nanti kalau ada perkembangan lebih lanjut saya kabari,” pungkasnya.

Hingga kini, polisi masih melakukan pendalaman untuk mengungkap secara utuh latar belakang peristiwa tersebut.***

Reporter: Suprapto

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *