Aksara Kalijaga Resmi Pimpin GMNI Lamongan, Ajak Kader Bersatu dan Berjuang untuk Rakyat

Aksara Kalijaga Resmi Pimpin GMNI Lamongan, Ajak Kader Bersatu dan Berjuang untuk Rakyat
Pelantikan kepengurusna DPC GMNI Lamongan .(Suprapto)

LAMONGAN, LINGKARWILIS.COM – Aksara Kalijaga resmi menjabat Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Lamongan setelah dilantik bersama jajaran pengurus baru di Gedung Pascasarjana Universitas Islam Lamongan (Unisla), Rabu (28/10/2026).

Pelantikan tersebut menjadi babak baru bagi organisasi mahasiswa berlandaskan Marhaenisme itu. Selain menandai pergantian kepemimpinan, momentum ini diharapkan mampu memperkuat solidaritas kader sekaligus mendorong gerakan mahasiswa yang berpihak pada kepentingan masyarakat.

Ketua Pelaksana Pelantikan, Achmad Rizqi Mubarrok Al Amin, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran kegiatan. Ia menilai keberhasilan acara tersebut merupakan hasil kerja bersama panitia, kader, dan alumni GMNI.

Rizqi juga mengingatkan pentingnya kaderisasi sebagai fondasi keberlanjutan organisasi. Menurutnya, proses tersebut menjadi kunci dalam mempersiapkan regenerasi kepemimpinan agar GMNI terus berkembang.

Baca juga : Haji 2027 Kabupaten Kediri Dipastikan Berangkat dari Bandara Dhoho, Ini Penjelasan Kemenhaj

“Ruh dari sebuah organisasi adalah kaderisasi, dan esensi utama dari kaderisasi itu sendiri adalah regenerasi. Dengan dilantiknya jajaran Pengurus Cabang DPC GMNI Lamongan yang baru ini, esensi regenerasi telah berjalan dan terwujud secara nyata,” ujar Rizqi di sela-sela kegiatan.

Sementara itu, Aksara Kalijaga menegaskan bahwa kepengurusan baru harus menjadi titik awal untuk menyatukan seluruh kader dan menghilangkan sekat-sekat kelompok di dalam organisasi.

Ia mengajak anggota GMNI kembali menghayati prinsip dasar perjuangan organisasi dengan menerapkan Marhaenisme dalam kehidupan sehari-hari. Baginya, gerakan mahasiswa tidak boleh terpisah dari realitas sosial, terlebih dari persoalan yang dihadapi masyarakat.

“Seluruh kader harus kembali pada ruh perjuangan organisasi dengan mengaktualisasikan Marhaenisme dalam praktik nyata. Kita harus menghapus sterilitas gerakan mahasiswa agar senantiasa berpihak dan dekat dengan rakyat, sebagaimana pesan Bung Karno dalam Konferensi Besar GMNI di Kaliurang,” tegas Aksara.

Baca juga : Gus Ipul Hadiri Pengajian Hari Santri di Masjid Al Falah Kediri, Ini Rute dan Informasi Parkir

Menurut Aksara, persatuan merupakan modal penting untuk memperkuat gerakan dan menjalankan agenda perjuangan GMNI. Karena itu, perbedaan di antara kader perlu disikapi secara dewasa dengan menempatkan kepentingan organisasi di atas kepentingan kelompok.

Selain membangun solidaritas internal, kader juga diharapkan mampu menerjemahkan nilai-nilai Marhaenisme ke dalam aksi nyata melalui gerakan yang kritis, responsif, dan berpihak kepada rakyat.

Dengan kepengurusan baru ini, GMNI Lamongan diharapkan semakin aktif mengambil peran dalam merespons persoalan sosial serta memperjuangkan aspirasi masyarakat.***

Reporter: Suprapto

Editor : Hadiyin

Response (1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *