Kepala Dinkes Kabupaten Ponorogo, Dyah Ayu Puspitaningarti mengatakan jika pemberian antibodi untuk lumpuh layu tersebut akan dimulai pada 15 hingga 21 Januari untuk putaran pertama dan akan dilanjutkan putaran kedua pada 19 Februari.
“Target secara program kita 95 persen, tapi kita tetap penginnya 100 persen atau tercover semua,” ungkap Dyah Ayu, Jumat (12/1/2024).
Kadinkes menyebut meski saat ini Jawa Timur berstatus KLB, tapi pihaknya memastikan jika hingga saat ini Kabupaten Ponorogo belum ditemukan kasus lumpuh layu pada pada anak. Hal ini dibuktikan dengan hasil spesimen yang dinyatakan negatif.
“Dari beberapa gejala sudah kita lakukan uji lab, dan hasilnya negatif. Tapi tetap masyarakat harus waspada ditambah dengan pemberian vaksin polio,” tegas Kadinkes.
Pihaknya juga menyebut jika nantinya pemberian vaksin Polio akan dilakukan serentak baik melalui fasilitas kesehatan maupun bekerjasama dengan dinas pendidikan dan kemenag.
“Vaksin saat ini sudah siap, sasaran yang diberikan nanti pada anak usia 0 hingga 8 tahun kurang satu hari, kita juga kerjasama dengan Dindik dan Kemenag untuk menyukseskan program ini,” pungkasnya.***
Reporter : Sony Dwi Prastyo
Editor : Hadiyin





