Ponorogo, LINGKARWILIS.COM – Dua bocah laki-laki berinisial MA dan MF, warga Desa Madusari, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo, ditemukan meninggal dunia setelah diduga tenggelam di kubangan air di lahan kosong, Rabu (8/4/2026) petang.
Peristiwa tragis ini terjadi saat kedua korban yang masih berusia sekitar 6,5 tahun bermain di lokasi kejadian sepulang dari kegiatan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA).
Kapolsek Siman, AKP Nanang Budianto, menjelaskan bahwa kejadian pertama kali diketahui warga setelah mendengar teriakan anak-anak di sekitar lokasi.
“Keduanya ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri oleh warga,” ujarnya.
MA dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara MF sempat dilarikan untuk mendapatkan pertolongan medis, namun meninggal dunia dalam perjalanan menuju RSUD dr. Harjono Ponorogo.
Baca juga : Wali Kota Kediri Lantik Pj Sekda, Dorong Kinerja Birokrasi Lebih Optimal
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dugaan sementara, keduanya meninggal akibat tenggelam, diperkuat dengan ditemukannya air yang keluar dari hidung dan mulut korban.
“Dugaan sementara karena tenggelam,” jelasnya.
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk memeriksa kondisi kubangan di lokasi kejadian. Area tersebut telah dipasangi garis polisi guna kepentingan penyelidikan.
Pihak tenaga medis juga menyarankan dilakukannya autopsi untuk memastikan penyebab kematian secara pasti. Namun, keputusan terkait hal tersebut sepenuhnya diserahkan kepada keluarga korban.
Baca juga : Terbongkar Usai Malam Pertama, “Suami” di Malang Ternyata Seorang Perempuan
“Kami masih melakukan pendalaman,” pungkas AKP Nanang.***
Reporter : Sony Prasetyo
Editor : Hadiyin





